Mulai Senin, Grage Mall Buka Jam 11 dan Tutup Lebih Awal
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KEJAKSAN, (FC) – Manajemen Grage Mall Cirebon mulai Hari Senin (23/3) besok akan merubah jam operasional Mall dan juga Bioskop yang ada di Grage dan Grage City Mall.
Perubahan jam operasional ini dilakukan dalam rangka mengikuti instruksi yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon tentang upaya penanganan pencegahan Virus Covid 19 yang penyebarannya begitu masif dan tidak terkendali.
“Mulai hari Senin jam operasional akan dirubah, buka pada pukul 11.00 WIB tutup 20.00 WIB itu untuk weekday. Sedangkan untuk weekend buka pukul 11.00 WIB dan tutup pukul 21.00 WIB,” ungkap Coorporate Secretary Grage Group Ratu Sukmayani atau yang biasa disapa Yani kepada FC usai mendampingi Walikota Cirebon saat monitoring Grage Mall Cirebon.
Terkait jam operasional bioskop, lanjut Yani, nantinya akan mengikuti jam operasional yang ditentukan oleh manajemen Grage.
“Yang biasa ada 5 pertunjukkan film dalam satu hari, akan berubah hanya 4 film saja perhari. Untuk jam pertunjukkan terakhir pukul 19.30 WIB. Artinya tidak ada pertunjukan film midnight,” ujar Yani.
Yani mengatakan, pihaknya selama ini sudah melaksanakan Protokol pencegahan penularan virus Corona, dengan melakukan pengecekan suhu tubuh pengunjung serta menyediakan cairan pembersih tangan.
Selain itu, secara rutin, Managemen Grage selalu membersihkan areal yang dianggap menjadi media penyebaran virus tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis melakukan monitoring sejumlah sejumlah mall dan pusat perbelanjaan di Kota Cirebon. Wali Kota ingin memastikan pusat perbelanjaan menjalankan standar operasional dan protokol pencegahan penyebaran virus covid-19.
Dimulai dari mengunjungi Cirebon Super Blok (CSB), Nashrudin Azis melihat standar operasional dan protokol yang dilakukan manajeman mall tersebut saat pengunjung masuk ke mall tersebut.
Azis juga terlihat mendatangi sejumlah tenant serta berbincang-bincang dengan pengelolanya.
Setelah itu, dilanjutkan dengan meninjau Grage Mall. Bahkan Wali Kota Cirebon juga terlihat memberikan petunjuk dan nasehat kepada pengelola mall.
Diantaranya meminta agar cairan pencuci tangan atau handsanitizer disiapkan. Jika tidak ada handsanitizer, juga bisa disiapkan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir lengkap dengan sabun antiseptiknya.
Azis juga berpesan agar setiap benda-benda, terutama benda yang terbuat dari logam rutin untuk disemprot cairan antiseptik. Karena logam itu bisa menjadi tempat hidupnya virus covid-19 dalam jangka waktu yang cukup lama.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pasar Pagi, Kota Cirebon.
“Kedatangan kami berkeliling ini ingin memastikan semua pusat perbelanjaan dan mall serta supermarket hingga minimarket telah melaksanakan standar operasional atau protokol pencegahan penularan virus covid-19,” ungkap Azis.
Dari hasil pantauannya, mall dan pusat perbelanjaan yang dikunjungi semuanya telah melaksanakan aturan yang telah ditentukan.
“Saya mohon untuk tidak dikendorkan, Standar operasional dan protokol pencegahan virus covid-19 tetap harus dilaksanakan untuk menjamin bahwa mall dan pusat perbelanjaan di Kota Cirebon aman untuk dikunjungi. Saya tidak ingin seperti daerah-daerah lainnya,” tandas Azis. (Muslimin).








Tinggalkan Balasan