MTQ ke-50 Digelar, Kafilah Ligung Berharap Masuk 5 Besar
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
MAJALENGKA, (FC).- Di tengah pandemi covid 19 yang belum juga mereda, kegiatan ke-50 Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Majalengka tetap digelar.
Pelaksanaannya sendiri dipusatkan di Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Pembukaan MTQ ke 50 tingkat Kabupaten Majalengka resmi dibuka oleh Bupati Majalengka, H.Karna Sobahi, pada Selasa (8/12).
Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Karna Sobahi didampingi Wakil Bupati Tarsono M. Mardiana.
Dalam kegiatan ini ada 6 cabang yang dilombakan yakni, MTQ, MSQ, Murotall, MHQ, MFQ dan, MKQ. Diikuti 324 orang peserta dari 6 cabang yang berasal dari 26 kafilah yang ada di Kabupaten Majalengka.
Dalam sambutannya, Bupati Karna mengapresiasi pelaksanaan MTQ. Ia mengingatkan pentingnya penguasaan ilmu teknologi dan juga ilmu agama, tentang pandai mengaji agar lebih bisa memahami isi kandungan Al-Quran bagi generasi bangsa ke depan, untuk mencapai tujuan bersama dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
“Kebersamaan dan kekompakan harus tetap dijaga dan dipertahankan, guna mencapai tujuan pembangunan negeri dan untuk generasi muda, generasi penerus kedepannya perlu tidak hanya bisa menguasai teknologi, akan tetapi perlu pandai ilmu agama dalam kehidupan sehari hari, untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini berjalan lancar meski pelaksanaannya di tengah pemberlakuan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).
Sebab, kegiatan yang awalnya selesai pada Senin (7/12), harus tertunda lantaran melonjaknya angka kasus Covid-19 di Majalengka.
“Karena sudah terlanjur disiapkan, maka kami beri rekomendasi dan bertanggung jawab penuh untuk tetap melaksanakan MTQ yang sempat tertunda selama 14 hari,” ucapnya.
Karena MTQ tahun ini digelar di masa pandemi Covid-19, diharapkan semua panitia dan peserta mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Meskipun MTQ kali ini lebih cenderung pada unsur perlombaan, saya berharap setiap peserta lomba dalam memaparkan hafalan tafsir, seni Baca Al-Qur’an dan kaligrafi harus diarahkan pada kemampuan menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dengan baik,” tuturnya.
Di tempat yang sama, kafilah dari Kecamatan Ligung yang turut andil dalam MTQ ke 50 berharap dalam MTQ kali ini dapat meraih prestasi yang terbaik.
Karena Kafilah Kecamatan Ligung pernah meraih prestasi yang membagakan yakni masuk 5 besar saat MTQ digelar di Kecamatan Rajagaluh beberapa tahun silam.
“Insya Allah pada MTQ kali ini, Kecamatan Ligung masuk 5 besar, mengingat tahun tahun sebelumnya kafilah dari Kecamatan Ligung sempat menoreh prestasi.” Ujar Ust Maman selaku oficial sekaligus Ketua Devisi Pembina di LPTQ Kecamatan Ligung. (Munadi)








Tinggalkan Balasan