Minimalisir Kerumunan di Mall Hingga Pasar, Walikota Tarik Rem
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON (FC).- Pemulihan ekonomi dalam masa pandemi Covid-19 ini mulai nampak peningkatannya. Pemutar roda perekonomian seperti pasar, mall, pertokoan dan tempat usaha lainnya sudah berjalan agak kencang.
Namun disisi lain, pemerintah juga khawatir dengan digaskannya perekonomian ini, membuat protokol kesehatan Covid-19 semakin kendor.
Ini terlihat dari sejumlah mall yang beroperasi sudah dijejali masyarakat, seperti yang terjadi di Jakarta. Mereka abai prokes yang selama ini diterapkan.
Tak ingin hal ini terjadi, Pemkot Cirebon injak rem!
Walikota Cirebon Nashrudin Azis kepada FC, Senin (3/5) menegaskan, pihaknya akan secara rutin turun ke lapangan sampai jelang lebaran nanti.
Walikota dua periode ini akan sidak ke sejumlah pusat keramaian, seperti mall, pasar, alun-alun dan lainnya. Guna mengingatkan kembali protokol kesehatan yang semakin kendor saat ini.
“Kejadian di India mengingatkan kita, lengah sedikit protokol kesehatan bisa berakibat fatal. Ribuan orang tiap hari meninggal karena terpapar Covid-19,” jelasnya disela-sela sidak.
Pihaknya secara tegas meminta pengelola pusat perbelanjaan untuk tetap secara ketat menerapkan protokol kesehatan.
Pengunjung wajib pakai masker, menjaga jarak dan meminimalisir kerumunan pengunjung.
Untuk itu, harus diperhatikan kapasitas, yakni tidak boleh melebihi 50 persen pengunjung yang ada dalam gedung pusat perbelanjaan.
Bukan hanya itu, ditempat hiburan atau wisata, kuliner atau restoran penerapan prokes juga wajib.
“Laju perekonomian kita selama adanya kelonggaran mulai meningkat, artinya kita injak gas. Setelah dievaluasi ternyata ada indikasi dan potensi penyebaran Covid-19. Untuk itu kita rem dulu, dengan mengingatkan kembali protokol kesehatan,” tandasnya.
Pada sidak ini, Azis mengunjungi Surya dan Asia Toserba, Grage Mall, CSB, Yogya Junction dan Alun-alun Kejaksan. (Agus)








Tinggalkan Balasan