Miliki Panjang 150 Meter, Jembatan Gantung Pramuka Cetak Rekor Muri
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Pembangunan Jembatan Gantung Pramuka sepanjang 150 meter yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah akhirnya rampung dikerjakan, Kamis (11/11).
Jembatan yang menghubungkan Desa Kalirahayu Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon dengan Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes ini meraih dua rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai jembatan gantung terpanjang penghubung dua provinsi yang dibangun Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat.
Ketua Kwarda Pramuka Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil mengungkapkan, yang mendasari Gerakan Pramuka Kwarda Jabar membangun jembatan tersebut berawal melihat masyarakat kesulitan untuk melakukan berbagai kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial, dan budaya.
Dijelaskan Atalia, selama ini masyarakat harus menggunakan perahu untuk menyebrang, mereka merasa repot. Sebagai pengabdian kepada masyarakat dengan membuat Jembatan Gantung Pramuka pertama.
“Alhamdulillah jembatan ini menghubungkan antara Jawa Barat dengan Jawa Tengah jadi dari Kabupaten Cirebon menuju ke Kabupaten Brebes itu hanya dalam waktu kurang dari 5 menit,” ungkap Atalia setelah mencoba melintasi jembatan tersebut,
Dikatakannya, dalan jangka waktu 3 minggu pihaknya telah menghasilkan jembatan yang kecil ini, meskipun memang bergoyang-goyang, tetapi jembatan gantung yang dibangun merupakan hasil kerjasama dengan Dinas DPMD Provinsi Jawa Barat termasuk juga dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI) yang sudah berpengalaman membangun lebih dari 100 jembatan gantung. sehingga tidak diragukan lagi.
Pihaknya juga, kata Atalia, akan terus terus memantau bagaimana kekuatan jembatan gantung agar bisa dipertahankan seperti itu, dan berharap kedepan juga bisa dibangunkan jembatan besar yang permanen oleh intansi terkait.
“Gerakan Pramuka yang tidak saja produktif, kreatif dan inovatif tetapi juga ada tips dan juga solutif. Jadi kami selalu menghadirkan berbagai kegiatan dan juga sebagai pelaksanaan program itu disesuaikan dengan kebutuhan untuk mendorong apa yang menjadi kebutuhan saat ini,” jelasnya
Dalam pelaksanaan peresmian penggunaan jembatan gantung tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan Muri kepada Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil dengan pencatatan jembatan gantung pertama di Indonesia yang menghubungkan antar provinsi oleh ibu Sri Widayati sebagai perwakilan dari Ketua Muri Jaya Suprana.
Atalia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah membantu dan berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Gantung Pramuka. Di antaranya, kepada Vertikal Resque Indonesia, tokoh masyarakat setempat, kepala Desa Limbangan dan kepala Desa Kalirahayu, Petakala Grage, serta anggota Penegak dan Pandega.
Hadir dalam pelaksanaan peresmian penggunaan jembatan tersebut, Ketua Kwarda Pramuka Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil, Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Saka, Sako dan Gugus Dharma Mayjen TNI Mar (Purn) Yanuar Lutfi, Ketua Kwartir Daerah DIY, GKR Mangkubumi, Mabicab Kabupaten Cirebon H. Imron, Wakil Mabicab Kabupatrn Brebes, Narjo, Perwakilan MURI Sri Widayati, para ketua Kwarcab se Jawa Barat, serta tamu undangan lainnya. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan