Mengangkat Potensi Tersembunyi, Kebun Durian Disulap Jadi Lokasi Wisata Nyentrik
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Desa Sindangjawa Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon memiliki keindahan alam perbukitan yang mempesona dan tak kalah dengan daerah lain.
Di daerah ini terdapat perkebunan durian dengan keindahan landscape dan pesawahan terasering di sekitarnya.
Lokasinya berada di kawasan Kota Baru Keandra, Desa Sindangjawa.
Tulus Asih Group selaku developer Kota Baru Keandra mencoba mengangkat potensi yang tersembunyi itu menjadi sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Cirebon.
Baca juga: Tulus Asih Group Bidik Bisnis Agrowisata
Kebun durian itu kini telah menjelma menjadi lokasi Agrowisata yang nyentrik dan unik bernama Kopi Montong.
“Kami terinspirasi bahwa bisnis itu gak harus di kota. Di kebun pun bisnis bisa jalan kalau kita bisa memberikan suatu inovasi yang baru,” ungkap Ahmad Supardi, Direktur Utama Kopi Montong, Kamis (4/2).
Kopi Montong menghadirkan tempat wisata kuliner yang mengangkat konsep jaman dulu (jadul) dipadukan dengan panorama alam perkebunan durian.
“Kita buka warung di tengah hutan, fasilitas kita lengkapi, akhirnya seperti ini jadinya,” kata Supardi, menjelaskan gagasan dan konsep membangun tempat wisata ini.
Di Kopi Montong, pengunjung atau wisatawan bisa memilih dan memetik langsung durian montong dari pohonnya.
Pengunjung bisa membawa pulang buah durian atau menyantapnya langsung di kedai Kopi Montong yang berada di tengah area perkebunan durian yang rindang dan asri tersebut
Disini terdapat beberapa kedai dan resto dengan arsitektur bangunan rumah tradisonal jawa atau rumah joglo. Pengunjung serasa diajak bernostalgia dengan susana masa lalu.
“Konsep yang kami angkat disini adalah konsep jadul. Mulai dari makanannya, wahana permainannya, wahana selfi dan lainnya semua bernuansa jadul,” jelas Supardi kepada awak media disela Grand Opening Kopi Montong.
Selain kopi durian yang menjadi signature atau menu andalan, Kopi Montong menyajikan aneka makanan olahan dan jajanan berbahan utama durian antara lain dodol durian.
Baca juga: Sensasi Karakteristik Kopi Durian Montong: Creamy, Gurih dan Lembut
Pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan dodol durian yang menggunakan peralatan tradisional di Pawong Dodol (tempat pembuatan dodol) yang ada di belakang kedai Kopi Montong.
Suasana jadul makin terasa seakan sedang berada di tengah perkampungan jaman dulu.
Uniknya lagi ada area bioskop layar tancapnya. Terdapat juga Bale Ngunjuk (warung kopi), Bale Dahar (warung makan) yang menyajikan aneka makanan tradisional nusantara dari chef yang berpengalaman hotel bintang lima.
Juga aneka minuman dan jajanan yang sudah sangat jarang dijumpai seperti aromanis, ampyang aren, kembang goyang, wedang uwuh, gula kelapa, es limun, hingga es kepal pun ada disini.
Bagi yang ingin bersantai atau kongkow melihat pemandangan alam terbuka disediakan pula area Tawang Pamirso (area outdoor).
Pengelola menyiapkan juga Panggen Photo (tempat selfi) dengan spot-spot cantik dan menarik.
Wisatawan yang membawa keluarga akan dimanjakan berbagai fasilitas penunjang seperti Kebon Kewan (kebun binatang mini), Panggen Dolanan (taman bermain anak) mini track becak mini, serta flying fox dan outbond.
Rencananya akan dilengkapi pula track gokar, motocross dan ATV sebagai wisata adventure.
“Kita kedepannya nanti ada ATV dan gokar. Dan juga kita menggandeng pariwisata, ada shuttle bus dari Cirebon, dari Sumber menuju sini,” jelas Supardi.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, Hartono mengapresiasi kehadiran Kopi Montong sebagai destinasi baru wisata di Kabupaten Cirebon.
Hartono mengatakan, pemerintah daerah siap memfasilitasi segala akses pendukung wisata.
Sebab, sektor pariwisata menyumbang pendapatan asli daerah yang cukup lumayan, berada dibawah pendapatan PBB yang merupakan 3 sektor (the big three) pajak daerah terbesar selain BPHTB dan PPJ di Kabupaten Cirebon.
“Mudah-mudahan dengan adanya industri pariwisata yang baru ini nanti penghasilan baru daerah (PAD) juga akan bertambah, sehingga pembangunan di kabupaten Cirebon juga semakin mantap,” ujar Hartono saat menghadiri peresmian Grand Opening Kopi Montong. (Andriyana)








Tinggalkan Balasan