KUNINGAN, (FC).- Beragam cara dilakukan orang untuk melakukan kecurangan. Beragam cara pula dilakukan orang untuk melawannya.

Salah satu cara universal yang biasa dilakukan untuk melawan kecurangan, pengkhianatan dan ketidakadilan adalah melalui puisi. Hal ini disampaikan oleh Inisiator Gerakan KITA H. Ikhsan Marzuki (25/3).

“Puisi bisa memiliki kekuatan besar tanpa harus mengeluarkan dana besar layaknya para penguasa yang melanggengkan kekuasaannya. Puisi juga bisa memiliki kekuatan besar tanpa harus menggunakan kekerasan,” katanya

Baginya, kekuatan puisi bahkan bisa bertahan lama melewati ruang dan waktu, tersimpan rapi dalam khazanah pengetahuan manusia.

“Beragam cara dilakukan orang untuk menginjak-nginjak keadilan, beragam cara pula dilakukan orang untuk menegakkannya,” tegasnya.

Ketua Gerakan Pagar Aqidah (Gardah) Kuningan, Dadan Somantri Indrasantana mengatakan sepakat, melalui puisi dapat menyuarakan kegelisahan-kegelisahan yang ada di tengah masyarakat.

Bahkan, pria yang dikenal selalu tegas dan berapi-api saat menyampaikan pendapatnya, baik saat diskusi ataupun orasi di tengah massa ini langsung menuliskan beberapa paragraf puisi yang menurutnya mewakili kegelisahannya atas ketidakadilan yang saat ini terjadi. (Bambang)