Konon kata Juru pelihara situs Pangeran Suryanegara, Raden Lili Alida, bahwa kayu nagasari dianggap bertuah.

Sehingga, dapat mengusir ular dan hal ini pun dipercaya oleh mayoritas masyarakat dan pemuka agama.

“Ularnya tidak akan meninggal atau terluka hanya saja akan pergi menghindari kayu nagasari tersebut,” ujar Lili pada FC.

Pohon Nagasari sendiri, sambung Lili, di Cirebon hanya ada 3 tempat yang ia ketahui yaitu Pemakaman Pangeran Suryanegara, pemakaman Gunung Djati dan Pangeran Pasarean, di Sumber.

Ia mengakui, apabila memang pohon Nagasari merupakan pohon langka yang sulit ditemukan dan untuk penanamannya pun cukup sulit dilakukan.

“Biji ditanam seringkali gagal, ada bibit baru di kaki pohonnya ketika diminta pendatang untuk ditanam dirumah, akhirnya mati layu,” jelasnya.

Tentunya, hal ini menjadi kebimbangan sendiri bagi Lili terlebih banyak orang yang menginginkan dan membutuhkan pohon nagasari ini baik dari kayu hingga biji pohonnya.