Masa AKB, Dinkes Tambah Frekuensi Rapid Tes dan Swab Test
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Pemkot Cirebon melalui Dinas Kesehatan secara bertahap terus meningkatkan rapid test dan test Swab, walaupun pada saat ini telah diberlakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Dikatakan Kadinkes Kota Cirebon dr Edi Sugiarto MKes, pihaknya memiliki target untuk melakukan rapid test terhadap 5.000 warga Kota Cirebon. Data saat ini angka yang sudah rapid test mencapai sekitar 3000 orang, diambil dari warga yang memiliki kerentanan terpapar Covid-19.
“Target rapid test 5000, saat ini sudah sekitar 3000 orang. Selain warga yang rentan, kita juga gelar rapid test secara massal disejumlah tempat seperti pusat perbelanjaan,” ujarnya seusai meninjau pelaksanaan rapid tes di Aula BKKBN, Selasa (2/6).
Kemudian lanjutnya, swab test juga akan ditingkatkan frekuensinya. Bagi yang reaktif rapid test, tidak ada penundaan lagi, mereka langsung menjalani swab test kemudian sampelnya diuji alat PCR. Sehingga deteksi dini Covid-19 bisa ditangani dengan baik.
Data yang di Dinkes, baru 100 sampel swab yang sudah masuk diproses. Edi mentargetkan 1.558 warga diambil swab test nya dan di proses di RSD Gunung Jati dan RS Pelabuhan. “Semakin banyak yang di rapid test dan PCR semakin baik,” ungkapnya.
Edi berpesan, pada masa AKB ini masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Satu kelalaian saja bisa berakibat fatal bagi banyak orang. “Tetap memakai masker, cuci tangan, jaga jarak menerapkan pola hidup sehat dan bersih dalam kehidupan sehari-hari, ini yang dinamakan AKB,” tandasnya. (gus)








Tinggalkan Balasan