Mantan Bupati Indramayu Yance Tutup Usia
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
INDRAMAYU, (FC).- Dr. H. Irianto MS Syafiuddin atau yang akrab dikenal dengan Yance tutup usia. Mantan Bupati Indramayu Dua Periode (2000-2010) tersebut meninggal di RSUD Indramayu , Minggu (16/8) sekitar pukul 09.15 WIB.
Perihal meninggalnya politikus Partai Golongan Karya ini belum di ketahui penyebabnya. Jenazah saat ini masih disemayamkan di rumah duka Jl. Letjen Sutejo No. 20 Kelurahan Margadadi Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu
Kepala Dinas Kesehatan Indramayu. Deden Koswara membenarkan atas meninggalnya Mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin.
“Bapak Irianto MS Syafiuddin (Pak Yance) meninggal sekitar jam 9.15 di RSUD Indramayu,” ungkapnya
Menurut Deden, pak Yance meninggal terkesan mendadak, mengingat selama ini gak ada sakit yang kronis kecuali keluhan biasa saja.
“Mengenai sakitnya, masih belum bisa disampaikan. Yang pasti, dokter sudah berbuat maksimal namun Allah berkehendak lain,” ujar Deden.
Yance wafat dalam usia 65 tahun meninggalkan seorang istri yang juga mantan Bupati Indramayu, Anna Sophanah (2011-2018) serta tiga orang anak yakni Dinny Yuniarti Syafiana, Daniel Muttaqien Syafiuddin dan Deani Iyeng Syafiana.
Menurut Informasi yang berhasil di Himpun FC di rumah duka, menyebutkan kabar meninggalnya Yance terbilang mendadak. Informasi dari pihak keluarga, beberapa jam sebelum dinyatakan meninggal, sekira pukul 09.00 WIB almarhumah mengeluh sakit.
Hanya saja saat Yance mengeluh sakit, istri dan ketiga anaknya tidak berada di rumah. Sejak Sabtu (15/8) kemarin, Anna dan ketiga anaknya berada di Jakarta untuk menghadiri pernikahan kerabat mereka.
Beberapa orang yang melihat Yance sakit langsung melarikannya ke RSUD Indramayu. Ia dibawa ke ruang IGD rumah sakit untuk diberikan pertolongan.
Kemudian belum sampai setengah jam, Yance dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang memeriksanya.
“Biasanya jam 09.00 WIB sudah beraktivitas, namun pagi tadi belum keluar dari kamarnya, padahal sekitar pukul 07.00 WIB, terdengar suara batuk beliau,” ungkap salah satu penjaga rumahnya
Sementara itu, di rumah duka tampak ratusan pelayat memenuhi rumah almarhumah Yance.
Sejumlah pejabat Pemkab Indramayu, TNI dan Polri satu persatu tampak melihat jenazah untuk yang terakhir kali.
Mengenai tempat pemakaman, sejauh ini awak media belum memperoleh kepastian karena masih menunggu Anna dan ketiga anaknya tiba di Indramayu. (Agus)








Tinggalkan Balasan