Makom Albab Cabang Majalengka Dorong Perkuat Pendidikan Agama
MAJALENGKA, (FC).– Majelis Komunikasi Alumni Babakan (Makom Albab) Cabang Majalengka siap memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk mendukung pembangunan daerah, terutama dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pelantikan dan rapat kerja pengurus Makom Albab Cabang Majalengka masa bakti 2026–2031 di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Majalengka. Pelantikan dilakukan Ketua Umum DPP Makom Albab, KH Kombes Pol Zuhana Zulfan. Pada pelantikan tersebut, Bupati Majalengka H. Eman Suherman diangkat sebagai dewan kehormatan Makom Albab.
Kegiatan itu turut dihadiri pula Ketua PCNU Majalengka KH Muhamad Umar S, Ketua MUI Kabupaten Majalengka, KH Anwar Sulaeman, Ketua Baznas Majalengka H Agus Asri Sabana, dan tamu undangan lainnya.
Alumni Pesantren Babakan Ketua Umum DPP Makom Albab H Kombes Pol (Purn) Zuhana Zulfan, menekankan pentingnya memperkuat soliditas organisasi dan mengarahkan potensi alumni agar memberikan manfaat bagi pesantren, para kiai, dan masyarakat.
“Organisasi Makom Albab ini menghimpun alumni lintas generasi dari 73 pesantren dan tiga perguruan tinggi. Jaringan ini menjadi modal untuk memperluas kontribusi alumni dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan kegiatan sosial,” tegas Zuhana.
Menurut Zuhana, organisasi alumni tidak cukup hanya menjadi wadah silaturahmi. Alumni harus mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui pengabdian yang nyata bagi umat.
Karena itu, penguatan komunikasi, pendataan alumni, dan tata kelola organisasi menjadi bagian penting untuk membangun jaringan yang lebih solid.
Dengan koordinasi yang baik, potensi alumni diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih terarah.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Makom Albab Majalengka, H. Agus Jamaludin, juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjalankan program organisasi.
“Kami membuka ruang bagi saran dan masukan demi meningkatkan kontribusi alumni bagi pesantren Babakan dan masyarakat Majalengka,” katanya.
Sedangkan Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama dan alumni pesantren.
Menurut Eman, visi Majalengka Langkung Sae tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga mencakup penguatan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.
Karena itu, ia berharap Makom Albab dapat ikut mengambil bagian melalui kegiatan yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, terbuka terhadap masukan dan gagasan dari organisasi keagamaan untuk mendukung pembangunan.
Eman juga mengingatkan pentingnya menjadikan semangat Langkung Sae sebagai dorongan untuk terus memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mempertemukan pengalaman alumni pesantren dengan program pemerintah daerah, terutama dalam penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, dan kepedulian sosial.
Bupati Eman juga, turut menyoroti tantangan kehidupan beragama di tengah perkembangan teknologi, termasuk kehadiran mesin pencari dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak menggeser nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat. Pemanfaatan teknologi, menurut pesan yang disampaikan, perlu diimbangi dengan penguatan iman, akhlak, dan tanggung jawab. (F-10)








Tinggalkan Balasan