KAB. CIREBON, (FC).- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Mohammad Luthfi mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan angka melek Baca Alquran masyarakat. Pasalnya baru 77 persen masyarakat yang sudah melek Baca Alquran di Kabupaten Cirebon

“Berdasarkan data dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon baru 77 persen masyarakat melek baca Alquran, maka jelas masih perlu untuk tingkatkan. Dewan akan dorong Program Cirebon Bebas Buta Aksara Alquran,” kata Luthfi, Selasa (15/12).

Tidak hanya itu, Luthfi juga meminta pemda untuk membangun rumah Baca Alquran. Karena, ini merupakan tugas penting pemerintah untuk mendorong Cirebon bebas buta aksara Al quran, dan pemda untuk memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Pastinya, dilakukan bersama dengan instansi vertikal seperti sektor keagamaan yaitu Kementerian Agama (Kemenag) dan dilanjutkan oleh Pengadilan Agama (PA),”ungkapnya.

Lalu, sambung Luthfi di pemda ada Kesra untuk memfasilitasi hal tersebut. Pastinya, perlu ada kerja sama dengan Dinas Pendidikan.

“Perlu ada sinergitas antara instansi sektoral dan vertikal, seperti Kemenag, Disdik, dan pemda,” tutur Luthfi.

Karena, kalau tidak ada upaya untuk mendorong hal terebut, maka tidak akan ada kemajuan yang signifikan.

Terlebih, angka 77 persen masih cukup jauh, untuk masyarakat Cirebon yang cukup banyak dan luas.

Makanya, tentu kebiasaan belajar dan baca harus dimulai dari anak-anak tingkat sekolah dasar (SD) harus dimulai dibiasakan, apalagi, orang tua yang di rumah pun harus dibiasakan untuk rutin membaca Alquran.

“Harapannya tentu agar masyarakat Cirebon makin sadar pentingnya melek aksara Alquran,” tandasnya. (Sarrah)