KAB.CIREBON, (FC).- Akses Jalan Usaha Tani (JUT) menuju areal perkebunan mangga di Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, terputus akibat longsor sepanjang 32 meter, Minggu (15/2).

Kondisi tersebut menghambat aktivitas ribuan petani yang mengandalkan jalur itu untuk mengangkut hasil panen.

Kuwu Munjul, Chaerudin, mengatakan jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Munjul dan sejumlah desa sekitar.

Kawasan perkebunan mangga di wilayah itu mencapai sekitar 150 hektare dan menjadi sumber penghidupan utama warga.

“Jalan ini sangat vital. Bukan hanya untuk masyarakat Munjul, tetapi juga beberapa desa lain. Setiap musim panen, hasil mangga diangkut melalui jalur ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, longsor telah terjadi selama kurang lebih 10 hari terakhir. Meski demikian, warga secara swadaya bergotong royong melakukan penanganan darurat agar akses roda dua tetap bisa melintas.

Menurut Chaerudin, peristiwa longsor kali ini merupakan yang ketiga di lokasi yang sama. Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir serta kondisi tanah yang labil menjadi faktor utama penyebab longsor. Selain itu, kemiringan lereng dan minimnya sistem drainase turut memperparah kondisi.

“Lerengnya cukup curam dan drainasenya belum memadai, sehingga air hujan menggenangi tanah dan memicu longsor,” katanya.

Pemerintah desa bersama masyarakat dan jajaran Koramil 0620/11/Astanajapura melakukan penanganan sementara menggunakan bambu dan karung berisi tanah untuk menahan pergerakan tanah agar tidak semakin meluas.

Chaerudin menyebut, JUT tersebut pada akhir 2025 lalu telah mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian. Saat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan perwakilan kementerian juga telah meninjau langsung lokasi untuk mengevaluasi tingkat kerusakan.

Rencana perbaikan permanen dijadwalkan dimulai setelah Ramadan dan Idulfitri mendatang.

Pemerintah desa berharap dukungan dari pemerintah daerah dan pusat tidak hanya untuk memperbaiki titik longsor, tetapi juga memperkuat struktur jalan dan membangun sistem drainase yang memadai guna mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, pemerintah desa memiliki rencana jangka panjang menjadikan Jalan Usaha Tani tersebut sebagai akses strategis penghubung Desa Munjul dengan Desa Belawa. (Nawawi)