Lelang Jabatan Eselon II Terjaring 23 Orang
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Sebanyak 23 peserta lelang jabatan baru terjaring pada seleksi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Namun ke 23 peserta tersebut belum bisa dipastikan seutuhnya untuk bertarung pada medan pertempuran dalam lelang jabatan tanggal 10 November 2021, baru bisa dipastikan jumlah peserta yang lulus pada seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak.
Informasi dihimpun, dari 23 orang tersebut yang akan memperebutkan 6 jabatan kosong pada eselon II diantaranya, Guruh Irawan Zulkarnaen yang kini menjabat sebagai Camat Kramatmulya, Asep Budi Setiawan yang kini menjabat sebagai Kabag Prtokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kuningan, Muhammad Mutopid yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, Carlan yang kini menjabat sebagai Kabid PAUD Disdikbud, H. Eka Mulyawan yang kini menjabat sebagai Sekdis LH.
Lalu ada Camat Jalaksana Toni Kusmanto, kemudian Sekretaris Inspektorat H. Deden Kurniawan Sopandi, Lalu Apep Kusmara yang menjabat sebagai Kabid Tata Ruang PUTR, Laksono Dwi Putranto yang kini menjabat sebagai Sekretaris Bappenda, Denny Rianto yang kini menjabat Kabid Perikanan, Rusmiadi yang kini menjabat Kabag Tapem Setda, Ahmad Juber yang kini menjabat Kabag Administrasi Pembangunan Setda, Camat Pancalang Deni Komara, Jumhari yang kini menjabat sebagai Sekdis PTSP.
Kepala BKPSDM Kuningan, Dian Fenti Asmara melalui Kepala Bidang Perpindahan, Pengangkatan Dalam Jabatan, Kesejahteraan Aparatur dan Fasilitasi Profesi ASN, Purwadi Hasan Darsono menyampaikan bahwa hingga penutupan pendaftaran kemarin terjaring sebanyak 23 orang yang melakukan pendaftaran pada seleksi jabatan kali ini.
“Akan tetapi jumlah tersebut belum pasti semuanya lolos, karena saat ini masih dilakukan pemeriksaan berkas administrasi sekaligus penelusuran rekam jejak,” ujar Purwadi, Minggu (7/11).
Ditanya siapa saja yang mendaftar, Purwadi tidak bisa menyebutkan, karena memang sedang pemeriksaan berkas, namun dia memastikan nanti pada tanggal 10 November 2021 akan disampaikan kembali karena sesuai jadual adalah pengumuman.
“Nanti tanggal 10 saja ya,” ujar Purwadi singkat.
Diberitakan sebelumnya, untuk mengisi kekosongan jabatan pada eselon II, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan membentuk Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Ketua Pansel H Dian Rachmat Yanuar yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan menyampaikan dalam rangka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggu Pratama (Eselon IIb) di lingkup Pemda, telah di bentuk Pansel tertanggal 28 Oktober 2021.
“Dengan itu kepada seluruh ASN di lingkup Pemda, Pemprov dan Pemda se Jawa Barat yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri mengikuti seleksi terbuka,” ujar Dian, Minggu (31/10).
Dian menyebutkan ada 6 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang akan diisi melalui seleksi terbuka, yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kuningan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kuningan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kuningan, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kuningan dan Kepala Dinas Perhubungan Kuningan.
Untuk persyaratan admnistrasi, Dian menyebutkan ada beberapa yang perlu dicermati yaitu memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang diduduki secara kumulatif paling kurang 5 tahun, kemudian sedang atau pernah menduduki jabatan administrator (eselon III) atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 tahun.
“Lalu usia paling tinggi 56 tahun pada saat pelantikan, kemudian memiliki pangkat atau golongan ruang minimal pembina IVa, telah dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat III atau setara,” jelas Dian.
Untuk pendaftaran, dibuka secara singkat hanya 5 hari yaitu dari mulai tanggal 1 November hingga 5 November mendatang. dan formulir bisa di unduh di website BKPSDM.
“Yang berbeda dari Open Biding sebelumnya yaitu pelamar wajib mengajukan untuk 2 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, kemudian mengajukan surat lamaran yang ditujukan kepada Ketua Pansel,” ujar Dian.
Tahapan seleksi setelah pengumuman pendaftaran online dan penerimaan berkas, dilakukan seleksi administrasi dan penlusuran rekam jejak jabatan, integritas dan moral dari tanggal 6 – 9 November 2021, kemudian pengumuman lulus seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak pada tanggal 10 November 2021.
“Kemudian dilakukan penulisan makalah dan tes kompetensi sejak tanggal 12 – 13 November 2021, kemudian wawancara dan paparan pada tanggal 18 – 20 November 2021, dan pengumuman hasil seleksi serta pengajuan tiga terbaik pada 26 November 2021,” jelas Dian.
Usia itu ada tahapan tes kesehatan pada tanggal 29 November – 30 November 2021, lalu pada tanggal 10 Desember 2021 penetapan SK 1 orang terpilih, dan targetnya tanggal 17 Desember 2021 adanya pelantikan pejabat terpilih.
“Kita ingatkan kembali pelamar wajib mengajukan 2 jabatan pimpinan tinggi pratama, kemudian pelaksanaan ini tidak dikenakan biaya atau pungutan dalam bentuk apapun, dan hasil keputusan Pansel bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” ungkap Dian.
Sementara Kepala BKPSDM Kuningan, Dian Fenti Asmara menambahkan pelaksanaan seleksi terbuka ini melibatkan berbagai mitra lembaga, selain pemerintah daerah sebagai penyelenggara, terdapat tim Pansel yang terdiri dari akademisi, praktisi pengembangan SDM dan unsur birokrasi.
“Secara keseluruhan semua proses seleksi terbuka telah mendapat persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dengan itu menjamin semua tahaoan dilaksanakan sesuai peraturan dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Dian Fenti. (Ali)








Tinggalkan Balasan