KAB. CIREBON, (FC).- Sesosok jasad pria tua ditemukan warga sudah dalam kondisi kaku terlentang di saluran air, tepatnya depan Gudang Garam, Desa/Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/3) sekitar pukul 08.30 WIB.

Diduga pria tersebut dalam kondisi sakit kemudian terjatuh ke saluran air namun tak ada yang mengetahui sehingga tak terlong nyawannya.

Saksi mata di lokasi kejadian, sopir truk tronton warga Dusun 01, RT/ 10 RW/02, Desa Dukuh Badag, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Niko Agung Gumilang (28) menuturkan, ketika kendaraan truk yang dikendarainya akan masuk ke Gudang Garam, dan berhenti didepan pintu gerbang saat menengok ke samping terlihat sesosok mayat.

Saat itu, sambung dia,  dirinya langsung turun dan melaporkan kejadian penemuan mayat tersebut kepada petugas Damkar Pos Pangenan yang berada diseberang jalan, kemudian melanjutkannya melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Pangenan.

“Waktu berhenti di depan pintu gerbang, saya melihat sesosok mayate,ngambang terlentang diatas saluran air, saya langsung minta bantuan ke warga dan ke Pos Damkar didepan,”ungkapnya.

Sementara itu, Kaploresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddin melalui Kapolsek Pangenan AKP Sumeri mengungkapkan, setelah mendapat laporan dari warga, anggotanya langsung meluncur ke lokasi kejadian. Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dengan posisi terlentang mengenakan baju biru dongker motif, celana hitam.

Sumeri melanjutkan, korban diduga terjatuh saat duduk di tembok jembatan saluran air. Sejauh ini tidak tampak tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban, hanya terdapat luka gigitan kepiting dibagian mata kanan, telinga kiri dan leher kanan korban.

Dari identitas yang menempel ditubuh korban diketahui bernama Tjoa Soen Tjwan, (68) warga Kp. Sitimulya, RT/02 RW/04, Kel. Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

“Di TKP ditemukan bungkusan plastik abu, berisi  sepasang sandal, biskuit marie, 2 bungkus nasi, krupuk, obat lansofrazole, diapet dan ditemukan dompet berisi SIM BII Umun,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan Sumeri, sementara dari keterangan keluarga korban, Candra, diketahui bahwa sebelum kejadian diketahui mempunyai riwayat sakit diabetes dan TBC. Korban tinggal sendirian dirumahnya. istrinya sudah meninggal dan tidak punya anak. Korban bekerja sebagai sopir di Pabrik Ciki Pangenan Sari Bumi Sentosa.

Kemudian, korban terakhir pergi dari rumah hari Rabu 18 Maret 2020 sekira pukul 17.00 WIB pamit ke tetangganya hendak ke Pabrik Ciki tempatnya bekerja di daerah Pangenan, dan mengatakan sedang diare.

“Aparat kepolisian yang mengevakuasi korban selanjutnya membawanya ke Kamar Mayat RSUD Gunung Jati Cirebon sampai pihak keluarga datang dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga,” bebernya. (Nawawi)