KUNINGAN, (FC).- Kabar duka kembali dikabarkan dari Desa Cipakem Kecamatan Maleber, dimana ada seorang warga desa setempat dikabarkan hilang terbawa arus sungai.

Korban sendiri bernama Eha Siti Sulaeha (27) yang saat ini dikabarkan sedang merekam video situasi aliran sungai Cisinduk dari atas jembatan. Namun tak lama debit air sungai menjadi tinggi dan aliran air cukup deras akibat hujan yang tak kunjung berhenti.

Bahkan kakak korban bernama Solihin sempat memperingatkan korban untuk kembali ke rumah. Namun nahas, korban malah terpeleset kesungai dan terbawa arus sungai yang cukup deras tersebut pada Rabu (8/3) sore sekitar pukul 18.00 Wib.

Saat ini, Kamis (9/3). Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Kuningan, TNI, Polri, dan warga melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir sungai mulai dari lokasi korban terjatuh.Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, saat ini tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap korban melalui darat dan air.

“Kita melakukan dua metode, metode pencarian melalui darat dan air,” ungkap Ibe sapaan akrab Indra Bayu Permana.

Disebutkan Ibe, Pencarian tersebut dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu dan body rafting.

“Kalau memungkinkan kita menggunakan perahu rafting, jika tidak bisa, kita melakukan dengan body rafting jadi orang-orang turun langsung ke bantaran sungai untuk menyisir bagian kiri dan kanan sungai,” jelas Ibe.

Disebutkan Ibe, kendala dalam pencarian korban yaitu cuaca dan debit air yang cukup tinggi meenghabat tim SAR untuk mencari korban.”Kalau airnya deras kemungkinan orang yang hanyut sudah jauh terbawa arus sungai, jika dangkal dan banyak bebatuan, kita tidak menggunakan perahu,” kata Ibe.

Untuk mencari korban, Ibe menyebutkan ada sekitar 30 personil yang terdiri dari tim gabungan Basarnas, BPBD Kabupaten Kuningan, Relawan, dan juga warga.

“Untuk saat ini, personil yang turun, dari Basarnas enam orang, BPBD lima orang, dibantu relawan 10 orang, total ada 30 personil plus ditambah dari desa dan kecamatan,” ujar Ibe. (Ali)