KUNCIKU Menjadi Wadah Diskusi dan Solusi UMKM di Kuningan
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Pameran Kepariwisataan 2021 di Kabupaten Cirebon disambut antusias peserta tak hanya dari Kabupaten Cirebon saja, melainkan juga peserta dari luar daerah. Salah satunya dari Komunitas UMKM Ciremai Kuningan atau yang disingkat KUNCIKU.
Ketua KUNCIKU, Jaja Sunarja mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi gelaran pameran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-539 Kabupaten Cirebon ini.
“Ini suatu kebanggaan dari kami diberikan kesempatan untuk menggelar produk-produk UMKM Kuningan,” kata Jaja kepada FC saat ditemui di stand pameran yang berlangsung di Centra Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Kamis (8/4)
Dengan adanya pameran seperti ini, pihaknya bisa mengenalkan produk-produk UMKM yang ada di Kuningan.
Dalam kesempatan itu, Jaja memaparkan profil komunitas UMKM ini dari mulai awal pembentukan sampai dengan aktifitasnya.
Baca Juga: UMKM Menjadi Ujung Tombak Ekonomi Daerah
KUNCIKU terbentuk berawal dari para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kuningan yang membutuhkan wadah sebagai tempat diskusi, konsultasi, sekaligus menjadi tempat solusi atas segala permasalahan yang dihadapi para UMKM.
Pemasaran, legalitas, dan packaging menjadi permasalahan yang kerap dihadapi para UMKM. Untuk legalitas misalnya, dicontohkan Jaja, untuk membuat NIB (Nomor Induk Berusaha), izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), BPOM, dan sebagainya terkadang mereka sungkan dan segan.
“Mereka itu butuh wadah. Karena kadang mereka untuk masuk kantor dinas saja sungkan dan segan. Nah kita fasilitasi, kita mediasi. Untuk packaging juga mereka punya wawasan terbatas dan sebagainya. Nah kita di KUNCIKU punya Tim Media untuk membantuk para UMKM ini untuk membuat packaging yang bagus dan sebagainya,” papar jaja
Permasalahan lainnya yang kerap dihadapi UMKM adalah permodalan. Nah, KUNCIKU telah bekerjasama dengan beberapa perbankan untuk memfasilitasi pengucuran KUR (Kredit Usaha Rakyat) secara tepat sasaran. Saat ini, KUNCIKU telah memiliki anggota sebanyak 247 UMKM.
Dalam kegiatan pameran ini, KUNCIKU memamerkan puluhan produk unggulan UMKM Kabupaten Kuningan, mulai dari makanan kering, cemilan, minuman tradisional, tape khas Kuningan hingga aneka handicraft.
“Sekarang yang lagi booming di Kuningan adalah produk olahan dari markisa. Kita memberikan pembinaan kepada para petani markisa,” jelasnya
Untuk pemasaran, pengurus KUNCIKU juga membuka jaringan pemasaran hingga ke luar daerah, khususnya di wilayah Ciayumajakuning.
“Alhamdulillah kita sudah bekerjasama dengan beberapa toko oleh-oleh di Ciayumajakuning. Kedepan juga Insya Allah kita akan merambah ke Sumedang, Subang, Bandung secara bertahap, ” ujarnya
Aktifitas komunitas UMKM ini tentunya juga tak lepas dari peran Diskoperindag Kabupaten Kuningan yang memberikan pembinaan selama ini. (Andriyana)








Tinggalkan Balasan