KUNINGAN, (FC).- Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Pengelolaan Sistem Penyedia Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) Tahun 2021 dibuka oleh Bupati Kuningan Acep Purnama disalah satu hotel di Kuningan, Senin (29/11).

Disampaikan Bupati Kuningan, Acep Purnama bahwa salah satu aspek yang sangat menentukan keberlanjutan program ini yaitu terbentuk dan berfungsinya KP-SPAMS. Di mana KP-SPAMS mempunyai tugas untuk mengelola operasi dan pemeliharaan dari sistem air minum yang sudah dibangun.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa melaksanakan kegiatan penigkatan kapasitas bagi KP-SPAMS semoga dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan bagi para pengelola agar lebih profesional dalam mengelola sistem penyediaan air minum dan sanitasi, yang lebih utama adalah dapat meningkatkan pelayanan air minum dan sanitasi terhadap masyarakat perdesaan secara maksimal,” jelas Acep.

Dengan adanya pelatihan tersebut, Acep berharap dapat menjadi wadah terjalinnya komunikasi antar pemangku kepentingan dan sharing informasi serta identifikasi permasalahan dan hambatan dilapangan yang dialami masyarakat dalam melanjutkan program penyediaan air minum dan sanitasi.

“Semoga saudara-saudara dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik mulai awal hingga selesai nanti, dan memperoleh pemahaman dan pengalaman baru untuk diterapkan di desa masing- masing, sehingga mampu mengelola KP-SPAMS secara mandiri ataupun berintegrasi sebagai unit usaha Bumdes atau Bumdesma. Serta mampu bekerja dengan baik sesuai tugas dan fungsinya,” ungkap Acep.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kuningan Dudi Pahrudin menyampaikan, jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 80 orang, terdiri dari 30 orang Kepala Desa, 30 orang Ketua KP-SPAMS, lima orang PAMSIMAS, lima orang KP-SPAMS, lima orang Water.Org, dan lima orang Asosiasi KP-SPAMS.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme KP-SPAMS/Kelompok dan pelayanan air minum serta sanitasi untuk masyarakat pedesaan,” kata Dudi. (Ali)