KOTA CIREBON, (FC).- Sampai saat ini pemeriksaan test swab dengan PCR atau polymerase chain reaction, masih merupakan cara paling akurat. Guna mendeteksi seseorang terinfeksi Covid-19, dibandingkan dengan rapid test.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cirebon, Edi Sugiarto mengatakan, secara keseluruhan Kota Cirebon telah melaksanakan 378 test swab. Yang dikerjakan oleh Dinkes sebanyak 178 swab dan RSD Gunung Jati yang akhir Mei lalu PCR nya sudah beroperasi sebanyak 200 swab.

“Dari hasil swab baik Dinkes maupun RSD Gunung Jati, terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 10 orang. Setelah dilakukan perawatan di ruang isolasi, 8 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia,” jelasnya kepada FC, usai video conference di PSC 119 Kesambi, Senin (15/6).

Dengan demikian, kata dia, sampai hari Senin ini tidak ada pasien dengan kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon.

Sedangkan pemeriksaan terhadap 18 orang yang reaktif terhadap rapid test, setelah dilakukan swab PCR ternyata hasilnya negatif. Ke 18 orang ini merupakan hasil rapid test massal yang digelar disejumlah pasar tradisional dan wilayah Pesisir.