KOTA CIREBON, (FC).- Kasrem 063/Sunan Gunung Jati Letkol Arh Dhama Noviang Jaya, pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) kegiatan  Kirab Merah Putih dan Ceramah Kebangsaan.

Kegiatan digelar di Wisata J&J Desa. Bojong Kec. Cilimus Kab. Kuningan, Kamis (16/2).

Adapun  tema Kirab Merah Putih dan  Ceramah Kebangsaan “Bersama Merajut Bingkai Kebhinekaan“ Rencananya juga akan di Hadiri oleh Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., Kasal Laksamana Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA.,

Kemudian, Menkopolhukam Prof. Dr. H. Moh. Mahfud Mahmodin, S.H., S.U., M.I.P, Mendagri Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian M.A, Ph.D.

Kegiatan tersebut akan gelar pada hari Kamis 2 Maret 2023.

Di sela Kegiatan Kasrem menyampaikan, Kegiatan Kirab Merah Putih dan Ceramah Kebangsaan ini diselenggarakan oleh Korem 063/Sunan Gunung Jati, Forkopimda Ciayumajakuning dan Purwasuka.

“Kegiatan ini sebagai upaya untuk menambah wawasan kebangsaan bagi masyarakat sekitarnya. Memberdayakan  ketahanan wilayah sehingga terwujudnya ruang, alat dan kondisi juang serta terciptanya Kemanunggalan TNI-Rakyat serta seluruh Komponen Bangsa,” tegasnya.

Disebutkan Kasrem, perpaduan budaya komponen bangsa lainnya dapat sejalan  dalam kegiatan ini untuk merangkai persatuan dan kesatuan dalam bingkai kebhinekaan.

Adanya kampanye hitam sebagai upaya mempengaruhi, merusak dan mempertanyakan  reputasi seseorang /kelompok, dengan mengeluarkan isu negatif kepada perorangan atau  kelompok di wilayah Korem 063/Sunan Gunung Jati, sehingga dapat berpengaruh negatif kepada  masyarakat dengan sasaran para pejabat dan kandidat politik.

“Situasi ini harus  diantisipasi dengan seksama agar tidak terjadi Stabilitas Politik di wilayah menjadi panas  menjelang Pemilu 2024,” ungkap Kasrem.

Kasrem menambahkan, Korem 063/Sunan Gunung Jati  yang berkedudukan di Kota Cirebon membawahi 8 Komando Distrik  Militer yang meliputi 1 Kota dan 7 Kabupaten. Adapun wilayah tergelar yaitu Kota Cirebon,  Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, Kab. Subang, Kab. Majalengka, Kab. Kuningan, Kab. Indramayu, dan Kab. Cirebon.

Wilayah tersebut, lanjut Kasrem, tentunya memiliki banyak polemik, baik ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang harus dihadapi dengan berbagai intensitas, situasi dan kondisi secara situasional.

“Rapat lanjutan akan dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2023 yang akan difasilitasi oleh Pemda Kota Cirebon,” tutur Kasrem. (Agus)