Koperasi di Kuningan Siap Bertransformasi Menuju Digital Management
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan, Acep Purnama membuka kegiatan bertema Gerakan Berkoperasi Maju Menuju Digital Management di GOR Ewangga Kuningan, Rabu (25/8).
Kegiatan yang dihadiri para pengurus koperasi dan mitra lintas sektor itu digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.
Turut hadir Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi. David Nainggolan, Sekda Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Deputi Perkoperasian Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi dan tamu undangan lainnya.
Bupati Acep menyampaikan, menghadapi tantangan zaman, koperasi harus berinovasi dengan bertransformasi ke era digitalisasi, seperti akuntansi terintegrasi online koperasi, koperasi, anggota terintegrasi, sehingga pengelolaan koperasi menjadi lebih mudah, aman, murah dan cepat.
Selain bertransformasi ke era digitalisasi, koperasi dipandang perlu melibatkan generasi milenial untuk ikut serta berkontribusi dan mewarnai mengoperasikan koperasi teknologi.
“Juga pemberdayaan usaha dan perluasan jaringan transformasi digital ini juga sedang saya kembangkan dalam rangka reformasi birokrasi digital melalui literasi digital untuk para Aparatur Sipil Negara, dengan mengawali membiasakan meeting virtual, hal ini lebih efektif dan dalam masa pandemi ini dinilai lebih aman,” papar Acep.
Acep mengapresiasi dan mendorong Diskopdagperin Kabupaten Kuningan untuk dapat merangkul para pelaku UMKM menjadi anggota koperasi, agar dapat membantu kebutuhan usaha dan mengatasi persoalan-persoalan.
Acep juga menyarankan agar koperasi dapat bersinergi dengan lembaga keuangan atau perbankan seperti halnya Bank Kuningan dan Bank BJB.
“Kedua bank dimaksud merupakan bank milik pemerintah Kabupaten Kuningan. Bank Kuningan sebagai Bank milik Pemerintah Kabupaten Kuningan kami nilai sudah mampu dan siap bersinergi dengan Koperasi dan UMKM melalui produk-produknya baik produk simpanan maupun produk pinjaman,” jelas Acep.
Acep menginginkan seluruh koperasi di Kabupaten Kuningan untuk melaksanakan gerakan menuju digital management, dan memotivasi masyarakat agar memiliki animo berkoperasi, menghidupkan koperasi yang saat ini dalam keadaan tidak aktif.
Selain itu mengembangkan potensi koperasi yang masih aktif dan menjadikan koperasi-koperasi yang ada di kabupaten kuningan agar sehat, berkembang, dan maju melalui penataan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan management tatalaksana dan bisnis.
Deputi Perkopesian Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa ekosistem digital atau managemen digital ini sebuah kepercayaan.
“Data membuktikan bahwa 80% UMKM yang dapat eksis dimasa pandemi ini adalah yang melakukan ekosistem digital,” ungkapnya.
Pemerintah sejak 2020 terus menyelenggarakan program pemulihan ekonomi nasional dengan turut menyalurkan dukungan pembiayaan bagi koperasi-koperasi terdampak pandemi.
“Sehingga koperasi terutama yang memiliki anggota-anggota para pelaku UMKM bisa terus menggelar kegiatan dan tetap menjaga usahanya,” jelasnya.
Sementara itu, kepala Diskopdagperin, U. Kusmana, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian HUT ke-74 koperasi, HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyambut hari jadi ke-523.
Beberapa rangkaian HUT ke-74 koperasi telah dilaksanakan beberapa kegiatan berupa pembuatan spanduk, kemudian dukungan pemasangan twibbon ucapan koperasi mencapai 2000 partisipan.
Juga melaksanakan kegiatan gelar vaksin covid-19 massal bekerja sama dengan gerai vaksin presisi dosis I dan dosis II bagi para pedagang pasar baru, pasar rakyat langlang buana, dan pasar kepuh dengan jumlah sasaran tervaksin mencapai 775 orang.
“Kami berharap agar koperasi yang bapak ibu pimpin termasuk kategori koperasi sehat, untuk agar terus mengoptimalkan kelembagaan, tata kelola dan bisnis serta menciptakan koperasi keren salah satunya dengan transformasi digitaldalam menyeimbangkan dengan tantangan zaman, kegiatan ini juga, sebagai bentuk keseriusan kerakyatan kami dalam membangun ekonomi kerakyatan,” ungkap Uu. (Ali)








Tinggalkan Balasan