Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon Kunker ke Yogyakarta untuk Pelajari Penyertaan Modal BUMD
KAB. CIREBON, (FC).- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten Kulonprogo dan DPRD Kota Yogyakarta, Provinsi Yogyakarta, selama empat hari, dari Minggu hingga Rabu (7-10/7).
Kunjungan ini bertujuan untuk menggali serta mempelajari penyertaan modal Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan investasi pada PDAM, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Cirebon.
Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Koordinator Komisi II sekaligus Wakil Ketua DPRD, H. Subhan, serta dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, R. Hasan Basori. Mereka berkesempatan berdialog langsung dengan para pejabat DPRD Kabupaten Kulonprogo dan DPRD Kota Yogyakarta, serta meninjau berbagai proyek yang didanai melalui penyertaan modal.
Rombongan DPRD Kabupaten Cirebon disambut hangat oleh DPRD Kabupaten Kulonprogo. Agenda utama di hari pertama adalah mempelajari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyertaan Modal PDAM dan Perda Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyertaan Modal BPR.
Kedua peraturan tersebut dianggap berhasil dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan layanan publik di Kulonprogo. Dalam diskusi, R. Hasan Basori mengungkapkan bahwa di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Cirebon, penyertaan modal BUMD masih bersifat ‘mood-mood-an’.
Artinya, penyertaan modal dilakukan hanya ketika ada dana, meskipun seharusnya ada rentang waktu hingga tahun 2027 untuk melakukan penyertaan modal secara berkesinambungan.
“Penyertaan modal terhadap BUMD memiliki dua peran penting: pertama, meningkatkan daya jualnya melalui kolaborasi dengan provinsi, dan kedua, memastikan eksistensi BUMD dalam menjalankan fungsinya,” ujar Hasan.
Selanjutnya, rombongan juga menimba ilmu ke DPRD Kota Yogyakarta. Mereka melanjutkan diskusi dan peninjauan serupa, berfokus pada penerapan peraturan penyertaan modal dan strategi investasi BUMD. DPRD Kota Yogyakarta berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan dan keberhasilan dalam mengelola penyertaan modal BUMD.
Kunjungan kerja ini memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi DPRD Kabupaten Cirebon dalam mengelola penyertaan modal BUMD. Hasan Basori berharap bahwa pengetahuan yang diperoleh dari Kulonprogo dan Yogyakarta dapat diimplementasikan di Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan kinerja BUMD dan layanan publik.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan kerjasama dari DPRD Kabupaten Kulonprogo dan DPRD Kota Yogyakarta. Semoga kunjungan ini dapat membawa manfaat besar bagi Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (Suhanan)








Tinggalkan Balasan