KAB. CIREBON, (FC).- Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Cirebon R. Cakra Suseno meminta, perusahaan di Kabupaten Cirebon untuk mengucurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di wilayah perusahan tersebut.

Menurutnya, KWT di Kabupaten Cirebon saat ini terus berkembang, namun masih perlu dukungan banyak pihak.
Kepedulian pemerintah dinilai masih belum maksimal, sehingga diperlukan adanya peran pengusaha untuk mengucurkan dana

“Memang banyak KWT di Kabupaten Cirebon yang menunjukkan perkembangan yang baik. Namun, disisi lain banyak pula yang stagnan. Untuk itu pemerintah harus lebih mensupport agar KWT tidak stagnan,” ungkap Politisi Partai Gerindra ini, Kamis (9/9).

Dikatakannya, peran dan kepedulian pihak swasta melalui dana CSR sangat penting. Karena, pemerintah pun perlu menilik anggaran yang tersedia.

“Contoh KWT di Palimanan banyak KWT yang secara kontinyu dibantu perusahaan swasta seperti Indocement,” ujarnya.

Tidak hanya pemerintah dan swasta, peran DPRD juga akan dimaksimalkan.

“Upaya itu, kita akan memberikan masukan-masukan kepada para pengusaha agar dapat membantu KWT,” sebutnya.

Cakra menekankan setelah atau sebelum adanya bantuan pun, KWT jangan hanya mengandalkan bantuan dan sebagainya.

Kalau bisa, tuturnya, KWT dapat secara mandiri mengembangkan diri, sehingga memberi efek getok tular kepada yang lain.

“Jangan hanya mengandalkan setiap tahunnya dari pemerintah. Untuk penganggaran tidak mungkin juga Pemda. Upayakan dari masyarakat sekitar dulu sehingga beri dampak getok tular,” katanya.

Akan tetapi, kembali lagi Cakra berharap bahwa para pengusaha dapat memberi sumbangsih kepada KWT.

Ia berharap pemberian sumbangsih kepada masyarakat dapat menjadi sunnah sebuah perusahaan.

“Pengusaha untuk memberi sumbangsih kepada KWT. Dana CSR dalam bentuk apa. Kita tidak tahu. Saya harap hati nuraninya perusahaan terbuka untuk meningkatkan para KWT,” pungkasnya.. (Sarrah)