KUNINGAN, (FC).- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter, produktif, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) KNPI ke-53 yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI se-Kabupaten Kuningan periode 2026-2029 serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kegiatan yang berlangsung di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Jumat (24/7), menjadi momentum penguatan peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani yang mewakili Bupati Kuningan, serta jajaran pengurus KNPI dan berbagai elemen kepemudaan.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Kuningan, Ayep Setiawan atau yang akrab disapa Bung Adon, mengatakan usia 53 tahun menjadi refleksi bagi organisasi untuk semakin memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, KNPI harus mampu menjadi wadah lahirnya generasi muda yang memiliki karakter kuat, kreativitas, serta kepedulian terhadap kemajuan daerah.

“KNPI adalah kawah candradimuka bagi pemuda Indonesia. Di usia ke-53 ini, kami ingin KNPI semakin matang dan hadir memberikan solusi nyata, bukan hanya sekadar wacana,” ujar Ayep.

Ia menegaskan, pelantikan DPK KNPI di tingkat kecamatan menjadi langkah strategis untuk memperluas gerakan kepemudaan hingga ke akar rumput.

Para pengurus baru diminta segera membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat.

“DPK merupakan ujung tombak organisasi di wilayah. Setelah dilantik, mereka harus mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat langsung,” katanya.

Selain penguatan struktur organisasi, KNPI Kuningan juga menaruh perhatian serius terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Hal itu diwujudkan melalui kerja sama dengan BNN sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan pemuda yang sehat dan bebas dari narkotika.

Ayep menilai, tantangan pemuda saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk membangun generasi yang memiliki mental kuat dan mampu menghadapi perubahan zaman.

“Kualitas bangsa ada di tangan pemuda. Jika pemuda kuat, bersatu, dan memiliki karakter, maka daerah juga akan semakin maju,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani mengapresiasi kiprah KNPI yang selama ini terus berperan dalam pembinaan generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap KNPI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kreativitas, kewirausahaan, serta pembangunan hingga tingkat desa.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan daerah. Karena itu, organisasi kepemudaan harus mampu melahirkan gagasan inovatif dan program yang berdampak bagi masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Pemuda Lumpat, Kuningan Melesat”, kepengurusan KNPI Kabupaten Kuningan periode 2026-2029 diharapkan mampu memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Kuningan yang lebih maju. (Angga)