Klaim Tahta Keraton Kasepuhan Muncul Lagi
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Setelah pada 30 Agustus 2020 yang lalu Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin dinobatkan sebagai Sultan XV Keraton Kasepuhan, muncul klaim dari Rahardjo Djali sebagai pihak yang berhak atas tahta keraton tersebut, dengan gelar Sultan Aloeda II.
Rahardjo telah menggelar jumenengan juga pada 19 Agustus 2021, dan beberapa hari kemudian mengangkat kabinetnya.
Polemik pun mencuat, disertai kericuhan akibat dualisme sultan dalam satu keraton tersebut.
Nah, belum reda permasalahan diatas, kini muncul lagi sultan baru Keraton Kasepuhan.
Adalah dari pihak Santana Kesultanan Cirebon (SKC), yang dikabarkan akan menggelar jumenengan Sultan Keraton Kasepuhan bulan depan.
Kepada awak media, Selasa (7/9), Sekretaris Buhun Santana Kesultanan Cirebon, Raden Hamzahiya menyampaikan, calon yang yang akan menduduki tahta Keraton Kasepuhan ini berasal dari lingkungan luar keraton.
Namun demikian, Hamza masih belum membuka nama siapa yang bakal menjadi sultan.
Demikian juga dengan tempat jumenengan dan waktu pelaksanaan, dia hanya mengatakan bulan depan.
“Nanti awal bulan depan. Awal bulan depan nanti kami diinfokan,” ucapnya singkat.
Berdasarkan prediksi wartawan koran ini, pihak Santana Kesultanan Cirebon (SKC) akan melakukan jumenengan untuk Pangeran Kuda Putih atau Raden Syamsu Arianatareja.
Karena beberapa kali Pangeran Kuda Putih ini muncul dan mengaku sebagai trah asli dari Sunan Gunung Jati. (Agus)








Tinggalkan Balasan