Ketua Komisi IV: Sebagai Pelayanan Publik Diperlukan Keramahan
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Sebagai upaya meningkatkan pelayanan masyarakat, salah satunya di Puskesmas Babakan akan diadakan pelatihan tersenyum. Hal ini teruangkap dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon di Puskesmas setempat.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan mengatakan, sebagai pelayanan publik, salah satunya Puskesmas diperlukan keramahan. Minimal, tersenyum ketika ada pasien. “Adanya keluhan warga yang di tempat pelayanan kesehatan, maka akan diadakan pelatihan tersenyum,” katanya usai Kunker di Puskesmas Babakan, Selasa (7/3).
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, keramahan sangat diperlukan bagi pegawai yang berkecimpung dalam pelayanan publik. “Orang lagi sakit, ‘disambut’ dengan muka yang masam. Apalagi judes. Tidak sembuh penyakitnya, malahan yang ada semakin sakit,” jelasnya.
Dirinya menghimbau pada pegawai Puskesmas maupun rumah sakit, untuk selalu tersenyum dan bersikap ramah pada paselien juga keluarganya. “Minimal, dengan pelayanan yang ramah akan membuat senang pasien dan besar kemungkinan, akan sembuh dari sakit yang diderita,” ujarnya.
Disinggung adanya pegawai yang honorer, Aan menjawab, akan berupaya maksimal diangkat menjadi PPPK. “Akan diupayakan secepatnya, pengangkatan pegawai menjadi PPPK,” imbuhnya.
Kepala Puskesmas Babakan, Endang Sugiati mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon. “Tentunya saran yang membangun akan dilaksanakan, salah satunya tersenyum ketika ada pasien,” ungkapnya.
Masih dikatakan Endang, pelayanan yang diberikan pada pasien di Puskesmas ini sudah maksimal dan belum ada keluhan yang berarti dari pasien yang berobat. “Kami sangat menyambut baik, adanya pelatihan bagi pegawai Puskesmas untuk tersenyum,” tuturnya.
Dirinya mengharapkan adanya perhatian serius dari pihak terkait, mengenai pengangkatan honorer menjadi PNS maupun PPPK. “Ada puluhan pegawai di Puskesmas ini yang belum diangkat menjadi PPPK maupun ASN. Padahal, sudah puluhan tahun bekerja,” harap Endang. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan