KUNINGAN, (FC).- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon, Bakti Artanta menyerahkan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) pecahan Rp75.000,- kepada Bupati Kuningan dan Wakil Bupati Kuningan, Selasa (25/8).

Menurut Kepala BI Cirebon bahwa uang kertas baru pecahan Rp.75.000,- itu edisi khusus untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 75. Dan rencana penerbitan uang tersebut sudah direncanakan 2 tahun silam dan direalisasikan pada tanggal 17 Agustus 2020 lalu.

Bakti mengaku bahwa penyerahan UPK tersebut merupakan arahan dari kantor pusat bahwa pimpinan daerah ini diberikan kenang-kenangan berupa uang pecahan Rp.75.000,-. Awalnya direncanakan dua minggu lalu dan baru terealiasi hari ini.

“Ini memang kita sengaja menyerahkan khusus untuk bupati dan wakil bupati saja, karena ini limited edition,” kata Bakti.

Dijelaskan Bakti, terdapat 3 tema dibalik uang pecahan kertas ini, yaitu mensyukuri kemerdekaan, memperteguh kebhinekaan, dan menyongsong masa depan gemilang.

Makna tersebut meliputi peristiwa proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus tahun 1945 oleh proklamator Soekarno-Hatta, serta berbagai pencapaian pembangunan selama 75 tahun kemerdekaan yang digambarkan dengan Jembatan Youtefa, MRT, LRT, dan jalan tol Trans-Jawa.

Pada halaman belakang, bermakna memperteguh kebhinekaan dengan gambar anak-anak berpakaian adat yang mewakili daerah barat, tengah, dan timur Indonesia.

Halaman belakang uang kertas itu, masih Bakti, juga bermakna menyongsong masa depan gemilang pada era digital dengan simbol satelit merah putih sebagai jembatan komunikasi NKRI.

“Antusiasme masyarakat mengenai uang pecahan Rp.75.000 sangat luar biasa dan harapannya 1 keluarga memiliki uang jenis ini, karena BI secara nasional hanya mengeluarkan 75 juta untuk uang pecahan kertas ini,” kata Bakti.

Masyarakat dapat menukarkan uang Rp.75.000 ke BI secara kolektif, dan uang ini dapat dipergunakan sebagai bentuk transaksi pembayaran namun lebih baik uang tersebut disimpan sebagai koleksi karena khusus dikeluarkan untuk perayaan HUT RI ke 75.

“Kalau dikita untuk mengcover wilayah III Cirebon tersedia sebanyak 1 juta lembar, insyallah cukup kalau prinsipnya 1 keluarga 1,” kata Bakti.

Sementara, Bupati Kuningan H. Acep Purnama mengaku sebelumnya sempat mencari uang pecahan baru tersebut untuk koleksi dirinya. Namun tidak dapat, dan ternyata hari ini ada kiriman dari BI Cirebon khusus untuk kita.

“Saya kita awalnya bisa bebas menukarkan uangnya, ternyata edisi terbatas,” kata Acep.

Perayaan 75 Tahun Indonesia merdeka ini, Acep berharap semua bisa mengisi dengan gerakan, tindakan dan perbuatan yang konstruktif. (Ali)