Kemajuan Pariwisata Cirebon, Bupati Ingin Duduk Bareng
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Upaya peningkatan di berbagai sektor termasuk pengembangan ekonomi, budaya dan pariwisata di Kota dan Kabupaten Cirebon, Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi berencana mewujudkan Kabupaten dan Kota Cirebon menjadi daerah yang saling menunjang.
Saat ini, aku Imron, pihaknya tengah menggagas terkait pertemuan antar kedua kepala daerah tersebut, yang pastinya melibatkan pimpinan DPRD, kemudian kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejarawan hingga budayawan.
“Kita ingin mengubah pola pikir, kita bicaranya Cirebon, bukan Kota atau Kabupaten Cirebon, jadi Cirebon ini menyatu. Bagaimana caranya agar pariwisata, ekonomi dan lainnya bisa saling menguntungkan. Seperti di Bali, kan Kabupatennya saling menunjang,” kata Imron kepada wartawan, Selasa (22/9).
Meskipun dari sisi pariwisata Kabupaten Cirebon memang belum mempunyai wajah pariwisata yang bisa dijual, kata Imron, namun Kabupaten Cirebon punya potensi pariwisata berbasis alam seperti di Sedong dan berbasis ekonomi seperti batik di Trusmi.
Oleh karenanya, melalui penyatuan Cirebon nanti diharapkan potensi pariwisata di kedua daerah ini bisa tergali maksimal.
“Ini baru rencana, mau diobrolkan dulu dengan Wali Kota dan pimpinan DPRD disana. Tempat pertemuannya juga memang belum ditentukan,” ujar Imron.
Imron juga mengaku ingin menjadikan kawasan batik Trusmi sebagai sentral pariwisata Cirebon. Melalui bus pariwisata bantuan dari Pemprov Jabar, pihaknya ingin memaksimalkan potensi tersebut dengan memperkenalkannya kepada para siswa sekolah melalui bus pariwisata tersebut.
“Inginnya kita tambah lagi bus itu, karena awalnya kita ajukan ke provinsi itu empat bus. Tapi karena Covid-19 jadi direalisasi hanya satu,” paparnya. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan