Kebakaran Rumah di Depok, Ayah dan Bayi 6 Bulan Tewas
KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran tragis menimpa sebuah rumah di Perum Griya Asri Kejuden 2 Blok Winong RT 02 RW 07, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7) pagi.
Dalam peristiwa tersebut, seorang ayah dan anaknya yang masih berusia enam bulan ditemukan meninggal dunia.
Dua korban diketahui bernama Deni Sumampaw (57) dan Brian Arasyah Sumampaw (6 bulan). Keduanya ditemukan warga setelah api membakar sebagian rumah milik korban.
Kepala Bidang Pencegahan, Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 09.50 WIB.
“Petugas langsung melakukan pemadaman. Bara api masih ditemukan di kamar tidur dan dapur sehingga dilakukan pemadaman lanjutan sekaligus pendinginan,” ujar Eno.
Menurutnya, dua unit armada dari Sektor Weru dan Sektor Palimanan langsung diterjunkan ke lokasi.
Petugas tiba sekitar pukul 10.13 WIB dan berhasil mengendalikan api hingga proses pemadaman selesai pukul 10.29 WIB, dilanjutkan pendinginan hingga pukul 10.34 WIB.
Berdasarkan informasi warga, kejadian bermula saat warga melihat kepulan asap hitam pekat keluar dari rumah korban sekitar pukul 09.45 WIB.
Karena kedua pintu rumah dalam kondisi terkunci, warga kemudian mendobrak pintu bagian timur untuk melakukan penyelamatan sekaligus upaya pemadaman menggunakan alat seadanya.
Saat masuk ke dalam rumah, warga menemukan Brian Arasyah Sumampaw tergeletak di ruang tamu dalam kondisi tidak bernyawa. Tidak lama berselang, Deni Sumampaw ditemukan di area dapur dekat tangga dengan kondisi berlumuran darah.
“Kedua korban saat ditemukan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan,” kata Eno.
Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi kejadian diserahkan kepada Polsek Depok untuk proses penyelidikan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan Polresta Cirebon.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 15 meter persegi bangunan rumah mengalami kerusakan akibat terbakar, sementara sekitar 45 meter persegi lainnya berhasil diselamatkan.
Sejumlah barang rumah tangga seperti spring bed, pendingin ruangan (AC), lemari pakaian, dan peralatan rumah tangga ikut terbakar.
“Nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan,” ungkap Eno.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses jalan menuju lokasi yang sempit dan rusak serta jarak sumber air yang cukup jauh.
Penanganan kebakaran melibatkan personel Damkar Sektor Weru dan Sektor Palimanan, Polsek Depok, Babinsa Desa Kejuden, serta warga sekitar.
Peristiwa tersebut kini masih menjadi perhatian aparat kepolisian untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menewaskan ayah dan bayi tersebut. (Johan)








Tinggalkan Balasan