Kebakaran Kedua Pasar Tegalgubug, 46 Lapak Ludes Dilalap Api
KAB. CIREBON, (FC).- Kebakaran kembali melanda Pasar Sandang Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Dalam insiden yang terjadi Sabtu (1/8) malam tersebut, sebanyak 46 lapak pedagang hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 45 lapak berada di Blok E dan satu lapak lainnya di Blok H. Kobaran api yang muncul saat pasar sudah tidak beroperasi berhasil dipadamkan petugas setelah melibatkan sejumlah armada pemadam kebakaran dari beberapa sektor.
Kepala Kabid Pemadaman Penyelamatan dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 21.24 WIB dari anggota Babinsa Arjawinangun.
“Regu 03 Damkar Sektor Arjawinangun langsung diberangkatkan tiga menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pukul 21.32 WIB. Saat petugas datang, api sudah membesar dan menjalar ke sejumlah lapak,” ujar Eno, Minggu (2/8).
Karena kondisi api yang terus membesar, petugas kemudian meminta bantuan armada dari sektor lain, yakni Palimanan, Weru, dan Sumber.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus menjaga ketersediaan pasokan air.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan pasar, api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.19 WIB.
Warga dan petugas keamanan sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar hingga akhirnya meminta bantuan petugas gabungan.
“Informasi awal, api diduga berasal dari korsleting instalasi listrik di area KWh yang berada di bagian tengah sisi barat Blok E. Percikan api kemudian menyambar salah satu lapak dan merambat ke bagian lainnya,” jelasnya.
Eno menyebut, saat kejadian aktivitas perdagangan sudah berhenti sehingga kondisi pasar relatif sepi. Sebagian besar lapak juga dalam keadaan kosong tanpa barang dagangan.
Dalam proses pemadaman, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air diterjunkan.
Penanganan melibatkan personel Damkar sektor Arjawinangun, Palimanan, Weru, dan Sumber, dengan dukungan Polsek Arjawinangun, Koramil Arjawinangun, BPBD Kabupaten Cirebon, serta masyarakat sekitar.
Api berhasil dikendalikan pada pukul 22.22 WIB. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan hingga pukul 23.20 WIB untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
“Total area yang terbakar diperkirakan sekitar 540 meter persegi di Blok E dan 12 meter persegi di Blok H. Sementara sekitar 109.448 meter persegi area pasar lainnya berhasil diselamatkan,” katanya.
Petugas menduga kebakaran dipicu adanya gangguan pada instalasi listrik yang tidak memenuhi standar. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Selain sumber api, proses penanganan juga menghadapi sejumlah kendala, seperti akses jalan menuju lokasi yang sempit, tidak tersedianya hidran, serta banyaknya warga yang memadati area kebakaran.
“Nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan,” pungkas Eno. (Johan)








Tinggalkan Balasan