KAB. CIREBON, (FC).- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon kembali mendeteksi 10 orang warga Kabupaten Cirebon terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan swab test yang masif dilakukan. Sehingga, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon per tanggal 24 Agustus 2020 mencapai 175 kasus.

Kabag Humas Setda Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan menyebutkan, sebanyak 10 orang yang terkonfirmasi Covid-19 baru adalah merupakan hasil dari pendeteksian sebagai konsekuensi logis atas kebijakan Pemkab Cirebon.

Menurutnya, hal itu sebagai upaya dan bukti dalam mendorong terus penelusuran atau pelacakan dari setiap kasus baru terkonfirmasi melalui swab test.

“Dalam 3 hari terakhir ini, bahkan 20 kasus Covid-19 baru terdeteksi di Kabupaten Cirebon. Dari total 175 kasus, sekitar 64 persen kasus di antaranya merupakan pasien tanpa gejala,” kata Nanan.

Menurutnya, dengan adanya pembengkakan belasan kasus baru yang terkonfirmasi merupakan upaya intensif pemerintah dalam melakukan pemetaan yang dinilai riil.

Tentunya, lonjakan dapat dilihat terjadi sejak dikeluarkannya hasil lab sejak hari Sabtu (22/8). Hari itu ada 8 kasus terdeteksi, diikuti 2 kasus baru pada Minggu (23/8). Bahkan, kata dia, pada Senin (24/8) kembali terdeteksi 10 kasus baru.

“Dari jumlah itu, 113 pasien terkonfirmasi tanpa gejala dan 62 kasus dengan gejala. Hingga kini, 92 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri, sementara 74 pasien lainnya dinyatakan pulih. Dan 9 pasien meninggal dunia,” katanya.

Di antara seluruh pasien, 6 pasien merupakan balita dan 21 pasien berada pada rentang usia 6-19 tahun. Sebanyak 5 kasus baru terdeteksi pada 3 hari terakhir ini, masing-masing 2 balita berusia 7 bulan dan 9 bulan serta 3 pasien berusia 6 tahun, 7 tahun, dan 19 tahun.

Ke-5 pasien berusia anak-anak dan remaja itu seluruhnya merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif sebelumnya.

“Dari ke-5 pasien baru itu, 2 pasien di antaranya harus dirawat di rumah sakit setelah menunjukkan gejala dan 3 pasien lainnya menjalani karantina mandiri karena terdeteksi tanpa gejala,” ujar Nanan.

Secara keseluruhan, menurutnya, pasien anak-anak dan remaja tak sampai mendominasi kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Jumlah pasien terbanyak tercatat dari warga dengan rentang usia 40-49 tahun sebanyak 52 pasien. Selain mereka, dominasi juga ditunjukkan warga berentang usia 50-59 tahun sebanyak 31 serta usia 30-39 tahun sejumlah 30 orang. (Ghofar)