KAB. CIREBON, (FC).- Puluhan masyarakat mendatangi Kantor Desa Tambelang Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon, Senin ( 9/1).

Warga mempertanyakan beberapa kegiatan pembangunan desa tahun 2022 yang diduga belum dirampungkan. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tambelang menemui puluhan warga dan melakukan audiensi.

Pantauan Fajar Cirebon di lokasi, dalam audiensi tersebut masyarakat pertanyakan kinerja Kuwu yang baru dua tahun menjabat itu, termasuk sejumlah persoalan yang menjadi sorotan, salah satunya pengelolaan Dana Desa (DD) yang kurang optimal dikerjakan dan dilaksanakan.

Salah seorang warga, Iwan memaparkan, kedatangan dirinya bersama warga lainnya ke kantor balai desa untuk mempertanyakan masih banyak program pembangunan yang belum diselesaikan.

Khususnya dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2022, seperti pengadaan PJU, pipanisasi areal pertanian, Jalan Usaha Tani (JUT) yang belum digelar, serta kepengurusan BUMDes yang belum terbentuk.

” Kami berharap kepada Pemerintahan Desa Tambelang agar transparansi dalam mengelola anggaran desa, dan pengelolaannya harus sesuai dengan regulasinya, ” ujarnya.

Ia juga mengatakan, bahwa Kuwu Desa Tambelang tidak mau menyatu dengan masyarakat. Mau dibawa kemana Desa Tambelang kedepan. Dengan kondisi seperti itu, tentunya sebagai warga masyarakat tidak mau dibodohi dan didzolimi.

”Anggaran desa itu untuk membangun desa, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu Ketua BPD Tambelang, Castalim dan anggota menyampaikan kepada peserta audiensi bila pihaknya sempat berkomunikasi dengan Kuwu.

Dan jawabannya beberapa persoalan yang belum terselesaikan akan di rampungkan di bulan Januari 2023 sekarang ini.

“Pada intinya BPD Tambelang menampung aspirasi masyarakat dan akan menyikapi tanggapan itu serta melanjutkan dan membicarakannya dengan Pak Kuwu. Nantinya akan disampaikan kesimpulannya kepada masyarakat,“paparnya. (Nawawi)