KUNINGAN, (FC).- Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kuningan turun tangan menyelesaikan sengketa dualisme kepengurusan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuningan.

Pertemuan yang difaslitasi penuh oleh KAHMI tersebut bertempat di Masjid RS Permata Sengkahan, Kamis (10/6), dihadiri Dewan Pakar KAHMI Kuningan H. Rokhmat Ardiyan, Pengurus Presidium KAHMI Kuningan H. Iskandar.

Kemudian Fahruz Zaman, Nanan Abdul Manan, Diding Wahyudin. dan sejumlah anggota KAHMI lainnya. Sementara kedua kubu HMI Cabang Kuningan dihadirkan yaitu Asep dan Gozin.

Presidium KAHMI Kuningan, Fahruz Zaman menjelaskan bahwa hasil pertemuan kedua belah pihak antara kubu Asep dan kubu Gozin yang masing-masing mengklaim memiliki SK Cabang menyepakati islah.

“Alhamdulilah keduanya menyatakan islah dan menyelenggarakan Konfercab bersama. Sehingga saat ini posisi HMI Cabang Kuningan saat ini kosong sampai hasil Konfercab nanti,” ujar Fahruz.

Disebutkan Fahruz, kedua belah pihakpun menyadari pentingnya untuk bersatu dalam tubuh HMI, sehingga KAHMI pun merasa lega, karena konflik kedua belah pihak sudah berkepajangan cukup lama.

“Untuk Konfercab bersama paling lama dua minggu kedepan setelah ini,” kata Fahruz.

Terpisah, Dewan Pakar KAHMI Kuningan H. Rokhmat Ardiyan menyampaikan bahwa sudah menjadi keharusan KAHMI campur tangan menguatkan kembali pondasi HMI kedepan, sehingga tidak membingungkan bagi kader-kader dan masyarakat kuningan.

“Alhamdulilah adik-adik kita ini punya niat baik untuk bersatu, dan terima kasih kepada jajaran KAHMI yang membantu mepersatukan. Dan kedua belah pihak Gozin dan Asep sepakat untuk Konfercab bersama,” ujar Ardiyan.

KAHMI sendiri akan mendukung dan mendorong untuk berlangsungnya Konfercab yang adil, fair dan transparan. Dan kedepan ini menjadi hikmah dan pembelajaran yang baik dan tidak ada lagi konflik dualisme serta lebih kuat lagi. (Ali)