Junjung Adat Istiadat, Pemdes Losari Kidul Gelar Acara Luruh Dina
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC),- Dalam upaya menjunjung adat istiadat Deda Losari Kidul Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, untuk memulai pembangunan pasar modern Desa Losari Kidul menggelar acara luruh dina.
Acara diisi dengan kegiatan doa bersama dan santunan kepada anak yatim piatu yang digelar di lokasi rencana pembangunan pasar, Kamis (27/5).
Kuwu Desa Losari Kidul Ghafar Ismail mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan saat ini adalah dalam rangka bersyukur, berdoa dan menjunjung tinggi adat istiadat Losari yaitu luruh dina.
“Makna luruh dina merupakan tradisi masyarakat yang sudah lama ada ketika akan menggelar hajat baik walimahan, membangun rumah maupun lainnya,” jelasnya kepada FC, Kamis (27/5).
Dan saat ini pihaknya memiliki hajat, ingin membangun pasar desa modern. Maka sebelum dilakukan pembangunan digelarlah acara luruh dina, dimana kapan waktu yang tepat untuk memulai pembangunan pasar Modern Desa Losari Kidul.
“Alhamdulillah sekarang pedagang sudah bisa dipindahkan dilokasi ke pasar darurat dan mereka menyatakan dengan tulus bahwa kondisi di pasar yang sekarang di pasar darurat itu lebih baik daripada pasar sebelumnya.” ungkapnya.
Ditambahkan Ghafar, baginya tidak ada unsur maksud lain, hanya berkehendak berniat baik, ingin membangun pasar, supaya perekonomian di Desa Losari Kidul sedikit lebih baik daripada sebelumnya.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada PT Deikarya Primajaya, yang telah mau dan InsyaAllah mampu untuk mewujudkan menjadikan Pasar Losari Kidul yang dulunya kumuh untuk menjadi pasar modern.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Agustian Melhan selaku pimpinan PT Dwikarya Primajaya, yang telah banyak membantu kami pemerintah desa. Hari ini menyelenggarakan luruh dina, semoga niat baik kami bisa terlaksana tanpa kendala dikemudian hari,” harapnya. (Nawawi).








Tinggalkan Balasan