Jembatan Merdeka Buka Akses Warga Pamulihan
KUNINGAN, (FC).- Harapan baru hadir bagi warga Kampung Sarangkole, Desa Pamulihan, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan. Jembatan Merdeka yang menjadi akses penting masyarakat kini resmi digunakan setelah diresmikan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Rabu (19/8).
Jembatan tersebut dibangun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Yayasan Harmoni Nusa 1011. Kehadiran infrastruktur itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Harmoni Nusa 1011 yang kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program CSR.
“Atas nama pribadi, pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, kami memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Harmoni Nusa 1011 yang kesekian kalinya memberikan CSR, kali ini berupa pembangunan Jembatan Merdeka,” ujarnya.
Menurut Tuti, pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran pemerintah dapat diatasi melalui semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.
“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita bersama-sama dapat membangun infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menilai Jembatan Merdeka bukan hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol perubahan bagi masyarakat di daerah pelosok.
Dengan akses yang semakin mudah, warga terutama petani dan pelaku usaha kecil diharapkan lebih terbantu dalam mengangkut hasil produksi serta menjalankan aktivitas ekonomi. Selain itu, akses menuju pelayanan publik juga menjadi lebih terbuka.
Tuti berharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus diterapkan di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan, khususnya kawasan yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur.
Ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah Desa Pamulihan untuk bersama-sama menjaga serta merawat Jembatan Merdeka agar tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Harmoni Nusa 1011, Koh Apoh, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Ia menjelaskan, nama Jembatan Merdeka dipilih karena penyelesaiannya bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, jembatan ini selesai bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI, sehingga dinamakan Jembatan Merdeka,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat dapat terus diperkuat sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan serta membuka akses bagi warga di berbagai pelosok daerah. (Angga)








Tinggalkan Balasan