Jembatan Gantung Cempaka Diperbaiki, Warga Pertanyakan Material dan Progres Pekerjaan
KAB.CIREBON, (FC).- Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, dengan Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, tahun ini mendapat alokasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp800 juta untuk perbaikan.
Pekerjaan perbaikan jembatan tersebut saat ini tengah berlangsung dengan sistem pelaksanaan swakelola. Namun, di lapangan, progres dan penggunaan material pekerjaan menuai sorotan dari warga setempat.
Salah satu warga, Daden, mempertanyakan sejumlah bagian pekerjaan yang dinilai tidak sesuai harapan, terutama terkait material yang digunakan pada jembatan.
Menurutnya, dengan anggaran ratusan juta rupiah, masih terdapat beberapa komponen yang tidak diganti atau diperbarui secara menyeluruh.
“Perbaikan meliputi pondasi, besi dudukan, sampai kabel seling. Tapi, masih banyak yang tidak diganti. Bahkan bagian bawah jembatan bukan pakai plat besi, tapi kayu,” ujarnya, Senin (6/7).
Ia juga menyoroti aktivitas pekerjaan yang sempat terhenti di lokasi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat ini pekerjaan disebut sedang menunggu proses pengeringan atau “oven” kayu jati yang akan digunakan.
“Sekarang tidak ada pekerjaan. Katanya lagi oven kayu jati,” tambahnya.
Sementara itu, pelaksana pekerjaan, Baroji, menjelaskan bahwa dirinya hanya ditunjuk untuk membantu pengerjaan karena memiliki keahlian di bidang konstruksi jembatan.
Ia menegaskan bahwa proyek tersebut dilaksanakan secara swakelola atas permintaan pihak desa.
“Saya hanya diminta membantu oleh kuwu karena butuh tenaga ahli jembatan. Ini swakelola. Soal progres, silakan tanya ke pihak desa,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait detail teknis pekerjaan maupun progres terbaru perbaikan jembatan tersebut.
Perbaikan jembatan gantung ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga dua desa yang selama ini bergantung pada jalur penghubung tersebut untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. (Johan)








Tinggalkan Balasan