KUNINGAN, (FC).- Menjelang pelaksanaan Open Biding atau lelang jabatan untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, sebanyak tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Kuningan mendapat rotasi jabatan.

Ketujuh pejabat tersebut yaitu Kepala Dinas Perikanan dan Pertenakan Kabupaten Kuningan yang kosong ditinggal pensiun pejabat sebelumnya diisi oleh Dadi Hariadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kuningan.

Sedangkan jabatan Asisen Pemerintahan dan Kesra diisi oleh Nurahim yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BKPSDM, sedangkan jabatan kepala BKPSDM Kuningan diisi oleh Dian Fenti Asmara yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli.

Kemudian jabatan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kuningan yang kosong karena pejabat sebelumnya meninggal dunia diisi oleh Dudy Budiana yang sebelumnya menjabat Kadinsos.

Sedangkan jabatan Kadinsos diisi oleh Deni Hamdani, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kuningan, sedangkan jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan diisi oleh Ukas Suharfaputra, dan untuk Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan diisi oleh Ucu Suryana yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kuningan.

Sedangkan dinas yang masih kosong yaitu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang sebelumnya dijabat oleh Ukas Suharfaputra, dan Dinas Ketenagakerjaan Kuningan yang sebelumnya dijabat oleh Ucu Suryana.

Kemudian jabatan staf ahli ada 2 yang kosong, dan pada Desember nanti dua dinas kembali kosong karena ditinggal pensiun yaitu Bappenda dan Dinas Perhubungan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ketujuh pejabat tersebut dilaksanakan di Gedung Graha Sajati BKPSDM Kuningan, Jumat (15/10).

Hadir Bupati Kunigan Acep Purnama, Wakil Bupati Kuningan Ridho Suganda, Sekda Kuningan Dian Rachmat Yanuar, dan sejumlah kepala SKPD lainnya yang menjadi undangan.


“Selamat kepada saudara-saudara yang baru diambil sumpah dan dilantik dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, saudara-saudara adalah orang yang diberi amanah untuk duduk dalam jabatan, saya percaya saudara akan memegang terus dan melaksanakan sumpah yang telah diikrarkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Acep usai melantik ketujuh pejabat tersebut.

Disebutkan Acep, kebijakan dilaksanakannya alih tugas dan pengisian kekosongan jabatan pimpinan tinggi ini karena adanya pejabat yang telah mencapai batas usia pensiun dan meninggal dunia.


“Pelantikan ini untuk pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik agar tetap berjalan dengan baik serta guna perbaikan dan peningkatan kinerja organisasi agar tetap berjalannya roda pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat secara optimal, cepat, tepat dan akurat serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” jelas Acep.

Bupati juga berpesan, sebagai pemimpin harus berwawasan jauh kedepan, kreatif, inovatif, kaya akan gagasan dengan program yang berdaya guna dan berhasil guna.

“Sekaligus sebagai pemimpin harus dapat menjadi panutan bagi bawahan dan masyarakat pada umumnya, mereka akan senantiasa mengawasi segala aktivitas saudara, untuk itu saudara senantiasa selalu menjaga perilaku dan perbuatan dengan baik dimanapun berada,” jelas Acep. (Ali)