Jaringan 5G Indosat Ooredoo Hutchison Hadir di Cirebon
KOTA CIREBON, (FC).- Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi memperluas layanan jaringan 5G ke Kota Cirebon. Kehadiran jaringan generasi terbaru ini diharapkan tidak hanya memberikan akses internet yang lebih cepat, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan teknologi digital bagi pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM hingga masyarakat umum.
Cirebon dipilih sebagai salah satu kota prioritas peluncuran jaringan 5G Indosat di Jawa Barat. Selain memiliki nilai sejarah yang kuat, Cirebon dinilai mempunyai posisi strategis sebagai wilayah penghubung sekaligus salah satu jalur penting perekonomian di Jawa Barat.
Head of Region West Java Indosat, Mgs. Moh. Ali Safitri mengatakan perkembangan sektor pendidikan dan tingginya aktivitas masyarakat di ruang digital menjadi pertimbangan lain dalam menghadirkan layanan 5G di Cirebon.
“Posisinya strategis, dunia pendidikan juga maju, terlihat dari banyaknya universitas dan tingginya minat masyarakat terhadap konten digital di Cirebon,” ujar Ali dalam Media Update Launching Indosat 5G Cirebon bertajuk Mau Nugas Cerdas, Mau Ngonten Eksis, Ya Indosat 5G, Rabu (19/8).
Menurut Ali, jaringan 5G Indosat di Cirebon dapat memberikan kecepatan hingga sekitar 2 Gbps, bergantung pada kondisi dan lokasi pengguna. Namun, Indosat menegaskan, pengembangan 5G tidak semata-mata berorientasi pada kecepatan koneksi.
Infrastruktur pendukung serta ekosistem digital juga menjadi bagian yang diperkuat agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara maksimal.
Salah satunya melalui pemberian akses gratis Gemini Plus dan Adobe Expert Premium bagi pengguna jaringan 5G Indosat, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama.
Ali berharap fasilitas tersebut dapat mendorong masyarakat untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menghasilkan karya dan meningkatkan produktivitas.
“Kami berharap dengan akses gratis ke aplikasi AI ini, masyarakat Indonesia bisa semakin berdaya. Ke depan, industri, UMKM, siswa dan mahasiswa dapat benar-benar memanfaatkan teknologi sehingga memberikan dampak terhadap kemajuan Kota Cirebon,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Indosat juga melibatkan tujuh sekolah di Cirebon untuk mencoba secara langsung pengalaman menggunakan jaringan 5G sekaligus layanan AI premium.
Para siswa diberikan kesempatan memanfaatkan Gemini Plus untuk membuat berbagai materi kreatif, termasuk poster sekolah. Kegiatan tersebut menjadi gambaran bagaimana teknologi 5G dan kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pendidikan.
Ali menambahkan, layanan 5G Indosat di Cirebon saat ini telah didukung frekuensi khusus. Menurutnya, penggunaan frekuensi tersebut turut menunjang kualitas jaringan dan akan semakin dibutuhkan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.
Sementara itu, Head of Growth Jakarta Raya Indosat, Roy Wisnhu Wibowo mengatakan kesiapan infrastruktur 5G di Cirebon terus diperkuat untuk memberikan pengalaman internet yang lebih optimal dan efisien.
Menurutnya, masyarakat juga tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati jaringan 5G. Terlebih, semakin banyak perangkat telepon seluler yang telah mendukung teknologi tersebut.
“Paket yang kami hadirkan untuk jaringan 5G cukup ekonomis, mulai dari Rp27 ribu, sudah mendapatkan tambahan gratis Gemini Plus dan Adobe Expert Premium,” ungkap Roy.
Selain melalui layanan Indosat, jaringan 5G juga dapat dinikmati pelanggan IM3 dan Tri melalui sejumlah paket khusus. Salah satu keunggulannya, kuota dalam paket tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu hingga satu tahun sehingga pelanggan memiliki fleksibilitas lebih dalam pemanfaatannya.
“Bahkan, paket tersebut juga memberikan kemudahan bagi pelanggan yang bepergian ke tujuh negara di Asia Tenggara. Pengguna tidak perlu membeli paket roaming tambahan karena kuota yang dimiliki dapat digunakan di negara-negara tersebut,” katanya. (Agus)








Tinggalkan Balasan