GEBANG, (FC).- Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Cirebon membuat ruas jalan Pantura rusak parah (berlubang). Kondisi tersebut membawa keprihatinan sekelompok pemuda Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Mereka menutupi lubang menggunakan tanah serta memasang rambu peringatan hati-hati sepanjang jalan.

Kuwu Desa Melakasari, H. Tarmudi mengungkapkan, dalam kurun waktu sebulan terakhir ini kerap terjadi kecelakaan di jalur Pantura Gebang -Losari, terutama yang berada di wilayah Desa Melakasari baik dari arah Losari menuju Gebang maupun sebaliknya.

Penyebabnya, kata Kuwu, karena kondisi jalan di penuhi lubang dengan lebar dan kedalaman yang bervariatif. Ia mengakui memang pihak terkait seringkali melakukan penambalan jalan, tetapi tidak lama kemudian rusak kembali, karena memang jalan Pantura dilalui mobil-mobil besar dengan muatan yang berat.

“Memang diperbaiki rutin, cuma tidak lama rusak lagi. Ya paling lama seminggu aspal  rusak lagi dan bertambah banyak, dengan kondisi jalan seperti itu sering terjadi kecelakaan,”ungkap Kuwu, kepada FC, Jumat (21/2).

Lantaran sering sekali terjadi kecelakaan, sambung Kuwu, membuat pemuda Desa Melakasari yang tergabung dalam wadah Karang Taruna mencoba menutupi lubang-lubang di jalan tesebut dengan tanah.

Namun, kondisi itupun tak bertahan lama, karena setelah diguyur hujan tanah hilang dan lubang muncul lagi. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi terutama para pengguna kendaraan roda dua, para pemuda berinisiatif memasang rambu-rambu peringatan yang dipasang sepanjang jalan  sekitar 1 km.

“Sebenarnya bukan hanya yang ada di wilayah Desa Melakasari saja, tapi sepanjang jalur Pantura dari Losari sampai Cirebon banyak juga yang rusak dan berlubang, mereka peduli pada wilayahnya sendiri yang sering terlihat kecelakaam,” jelas Tarmudi.

Tarmudi berharap kepada pihak yang berwenang untuk dapat melakukan perbaikan  dan segera menutup lubang-lubang besar yang cukup dalam dengan kualitas aspal yang bagus agar di jalur tersebut tidak ada lagi korban berjatuhan.

Terutama ketika malam hari, dan pengguna jalan tidak mengenal kondisi jalan terutama para pemudik atau pengguna jalan dari luar daerah yang melintas. Karena  ada beberapa titik yang sangat parah kondisinya.

 “Kami sampaikan kepada yang berwajib masalah jalan raya tolonglah minta perhatiannya jangan sampai membawa korban berkepanjangan terutama saat malam hari,” pungkasnya. (Nawawi)