Jalan Sumber Kidul–Sumber Lor Dibangun, Akses Pertanian dan Industri Makin Terbuka
KAB.CIREBON, (FC).- Pembangunan ruas jalan penghubung Desa Sumber Kidul menuju Desa Sumber Lor, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, mulai direalisasikan.
Infrastruktur sepanjang 317 meter tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian.
Pemerintah Desa Sumber Kidul mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang telah merealisasikan pembangunan jalan tersebut.
Selama ini, akses tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Kuwu Sumber Kidul, Wargono, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan kabar baik bagi masyarakat karena akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas warga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUTR dan semua pihak yang telah mendukung pembangunan jalan ini. Manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Wargono, Senin (13/7).
Menurutnya, ruas jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 317 meter dengan lebar 4 hingga 5 meter berikut bahu jalan. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 25 hari agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Wargono menjelaskan, keberadaan jalan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga menjadi jalur alternatif penghubung Kecamatan Babakan dengan Kecamatan Pabedilan.
“Jalan ini bukan sekadar penghubung antardesa, tetapi juga akses antarkecamatan yang sangat penting bagi masyarakat,” katanya.
Selain mempermudah mobilitas warga, pembangunan jalan tersebut juga diyakini akan memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
Jalan yang lebih baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendukung akses menuju kawasan industri di sekitar wilayah tersebut.
“Kalau aksesnya semakin baik, biaya angkut hasil pertanian bisa lebih efisien dan aktivitas ekonomi masyarakat juga akan meningkat,” ujarnya.
Meski demikian, Wargono menyebut masih terdapat sekitar 500 meter ruas jalan yang membutuhkan peningkatan agar jalur tersebut dapat tersambung secara optimal.
“Masih ada sekitar 500 meter lagi yang perlu diperbaiki karena merupakan akses vital menuju kawasan pertanian dan industri,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jalan tersebut memiliki peran penting bagi para petani karena menjadi jalur menuju lahan pertanian dengan luas lebih dari 100 hektare.
Dengan infrastruktur yang memadai, proses pengangkutan hasil panen diharapkan menjadi lebih cepat dan mudah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan daerah.
“Akses yang baik akan mempercepat distribusi hasil panen, meningkatkan produktivitas petani, dan mendukung ketahanan pangan,” pungkasnya.
Dengan terealisasinya pembangunan Jalan Sumber Kidul–Sumber Lor, masyarakat berharap konektivitas wilayah semakin terbuka dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan