Jalan Sumber Kidul–Hulubanteng Mulus, Akses Warga dan Petani Makin Lancar
KAB.CIREBON, (FC).- Pembangunan jalan penghubung Desa Sumber Kidul, Kecamatan Babakan, dengan Desa Hulubanteng, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, akhirnya rampung.
Infrastruktur sepanjang 455 meter tersebut disambut positif masyarakat karena dinilai mampu membuka akses baru bagi mobilitas warga, memperlancar aktivitas pertanian, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Kuwu Sumber Kidul, Wargono, mengatakan pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu kebutuhan prioritas masyarakat yang telah lama dinantikan.
Sebab, ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan belum mendapatkan peningkatan selama bertahun-tahun.
“Alhamdulillah pembangunan jalan ini sudah selesai. Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat karena menjadi penghubung antar desa bahkan antar kecamatan,” ujar Wargono, Rabu (22/7).
Ia menjelaskan, jalan tersebut memiliki panjang sekitar 455 meter dengan lebar 4 meter.
Dari total panjang tersebut, sekitar 230 meter dibangun menggunakan konstruksi beton, sementara sisanya dilakukan peningkatan melalui pengaspalan.
Menurut Wargono, sebelum dilakukan pembangunan, kondisi jalan tersebut kurang memadai untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Bahkan, selama kurun waktu sekitar 10 hingga 15 tahun, ruas jalan itu belum tersentuh perbaikan.
“Sudah cukup lama jalan ini tidak mendapatkan peningkatan. Sekarang masyarakat bisa menikmati akses yang lebih nyaman dan aman,” katanya.
Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jalan tersebut juga dinilai memberikan dampak besar bagi sektor pertanian.
Jalan itu menjadi jalur penting bagi petani dalam mengangkut hasil produksi dari lahan menuju tempat pemasaran.
Tak hanya itu, ruas jalan Sumber Kidul–Hulubanteng juga memiliki nilai strategis karena dapat menjadi jalur alternatif menuju kawasan industri di wilayah Cirebon.
“Akses jalan ini sangat penting untuk mendukung perekonomian masyarakat, terutama petani. Ke depan juga bisa menjadi jalur alternatif menuju kawasan industri, termasuk arah Bojonegara,” ungkapnya.
Wargono berharap masyarakat turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta anggota DPRD yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga pembangunan jalan tersebut terealisasi.
“Terima kasih kepada Dinas PUTR dan para anggota dewan yang telah membantu menyerap aspirasi masyarakat sehingga pembangunan jalan ini bisa terlaksana,” tuturnya.
Meski demikian, Wargono menyebut masih terdapat sejumlah ruas jalan pertanian di Desa Sumber Kidul yang membutuhkan peningkatan.
Panjang jalan yang masih perlu penanganan diperkirakan mencapai 400 hingga 500 meter.
Menurutnya, untuk jalur pertanian, pembangunan dengan konstruksi beton menjadi pilihan yang lebih tepat karena memiliki daya tahan lebih kuat terhadap kendaraan pengangkut hasil panen.
“Kami berharap sisa akses jalan pertanian ke depan bisa dibangun dengan konstruksi beton agar lebih kuat dan manfaatnya semakin maksimal bagi petani,” pungkasnya. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan