Jalan Kawasan Pesisir Desa Citemu Dibeton
KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa (Pemdes) Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon merealisasikan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Banprov) tahun 2025 dengan melakukan pembangunan rabat beton jalan lingkungan dan gang di Dusun 2 Blok Krupak.
Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Citemu, Halim saat ditemui di lokasi kegiatan, Senin (8/12) menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemdes dalam peningkatan infrastruktur jalan secara bertahap.
Kali ini mencakup total panjang 277 meter dengan lebar bervariatif antara 1,5 meter hingga 3 meter.
Pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh TPK Desa Citemu telah memberikan dampak langsung bagi warga Dusun 2 Blok Krupak, yang sebelumnya sering menghadapi kesulitan akibat kondisi jalan yang rusak, terutama saat musim hujan yang membuat permukaan jalan licin dan genangan air.
“Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas jalan di desa secara bertahap. Kami tahu betul bahwa jalan yang layak adalah kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan mobilitas warga,” paparnya.
Namun, meskipun ada kemajuan ini, Halim mengakui bahwa tantangan masih sangat besar.
Menurut data yang dimiliki TPK, kondisi jalan lingkungan di Desa Citemu masih menyisakan sekitar 60 persen jalan yang rusak, mulai dari tingkat sedang hingga parah, yang membutuhkan perbaikan secara permanen.
Banyak jalan gang dan lingkungan di beberapa dusun lain masih dalam kondisi buruk, membuat mobilitas warga terganggu.
“Sangat menyedihkan melihat kenyataan bahwa sebagian besar jalan di desa masih tidak layak. Meskipun kami berusaha sekuatnya untuk merealisasikan harapan masyarakat memiliki jalan yang baik, kami juga harus menghadapi keterbatasan anggaran, terutama setelah ada regulasi terbaru terkait penggunaan Dana Desa (DD),” ungkap Halim dengan nada pesimis.
Regulasi terbaru mengenai DD yang mulai berlaku tahun ini membuat pemdes harus lebih selektif dalam mengalokasikan anggaran, sehingga pembangunan infrastruktur jalan yang membutuhkan biaya besar menjadi lebih sulit.
Hal ini membuat pemdes semakin bergantung pada bantuan dari pemerintah tingkat atas, baik provinsi maupun kabupaten.
“Karena itu, kami sangat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat terus memberikan bantuan untuk perbaikan jalan lingkungan yang tidak bisa terbackup penuh oleh Dana Desa. Bantuan Banprov tahun ini sangat berarti, dan kami harap ke depannya masih ada dukungan serupa atau bahkan lebih banyak,” katanya.
Selain perbaikan jalan lingkungan dan gang, Halim juga menekankan pentingnya perbaikan jalan poros Citemu – Waruduwur yang memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Jalan poros ini merupakan jalur penting yang menghubungkan Desa Citemu dengan desa tetangga, namun kondisinya sangat memprihatinkan.
Jalan ini penuh dengan lubang-lubang besar, sehingga sering menyebabkan kecelakaan dan menunda waktu perjalanan.
“Jalan poros Citemu – Waruduwur adalah tulang punggung mobilitas di wilayah ini. Sayangnya, kewenangannya berada di tingkat kabupaten, dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan yang akan dilakukan. Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon segera memperhatikan kondisi jalan ini dan mengambil langkah nyata untuk memperbaikinya, karena ini sangat berpengaruh pada perekonomian dan kesejahteraan warga,” tegas Halim.
Pemdes Citemu, akan terus melakukan penilaian terhadap kondisi jalan di seluruh desa dan menyusun rencana prioritas perbaikan untuk tahun depan. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, pemdes tetap berkomitmen untuk terus berusaha meningkatkan infrastruktur jalan demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami tidak akan berhenti berusaha. Meskipun ada keterbatasan, kami akan mencari cara-cara untuk memperbaiki jalan di desa, baik melalui Dana Desa, bantuan provinsi, maupun dari bantuan pihak swasta. Harapan kami, ke depannya Desa Citemu bisa memiliki jalan-jalan yang layak dan memudahkan kehidupan warga,” ungkapnya.
Warga Dusun 2 Blok Krupak yang merasakan manfaat langsung dari rabat beton jalan mengungkapkan kebahagiaan mereka.
Salah satu warga, Yuliana mengatakan, bahwa sekarang ia lebih mudah berjalan-jalan atau mengangkut barang dengan sepeda motor tanpa takut terjatuh karena jalan yang licin atau lubang.
“Kami sangat senang dengan jalan yang baru ini. Sebelumnya, saat hujan, jalan ini benar-benar tergenang air. Sekarang, semua warga bisa beraktivitas dengan lebih nyaman. Namun, kami juga harap jalan-jalan di dusun lain juga segera diperbaiki, sehingga semua warga bisa merasakan manfaatnya,” pungkas Yuliana. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan