MAJALENGKA, (FC).- Paska bencana banjir yang menerpa sebagian wilayah Kabupaten Majalengka, pastinya banyak yang terdampak akibat rumah terendam banjir.

Aktivitas keseharian warga sedikit terganggu, yang mengakibatkan perekonomian keluarga terganggu.

Adanya bencana banjir tersebut, Ikatan Tionghoa Kadipaten (ITIKAD) berbagi kasih dengan warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kadipaten, Rabu (17/2).

Melihat kondisi tersebut, ITIKAD tergerak untuk membantu masyarakat dengan membagikan ratusan sembako bagi para korban banjir.

Ketua ITIKAD Agus Olivia yang sekaligus pemilik Olivia Cell mengatakan, sekitar 400 paket bantuan sudah dibagikan kepada warga diberbagai blok di Kecamatan Kadipaten.

“Bantuan paket sembako berupa beras, minyak, mie instan dan kecap ini merupakan hasil gotong royong seluruh keluarga besar Tionghoa yang ada di Kadipaten,” jelas Agus disela-sela kesibukannya saat membagikan sembako, Rabu (17/2).

Menurut Agus, ITIKAD adalah organisasi warga Tionghoa yang ada di Kadipaten. ITIKAD sendiri merupakan wadah kebersamaan dan kekeluargaan warga Tionghoa.

Melalui organisasi ini ITIKAD memiliki kas yang terkumpul dari seluruh anggota diperuntukkan kebutuhan organisasi dan bantuan sosial.

“ITIKAD Kadipaten sejak pandemi Covid-19 juga sudah melakukan aksi sosial berupa penyemprotan desinfektan, membagi handsanitizer dan sembako bagi yang terdampak Covid-19, kami ingin dan akan selalu hadir untuk membantu sesama sebagai wujud kemanusiaan dalam mengamalkan Pancasila,” ungkap Agus.

Agus Olivia berharap bantuan sembako yang diberikan organisasinya tersebut dapat membantu warga untuk meringankan beban akibat musibah yang dihadapi.

“Semoga seluruh warga selamat serta bangsa Indonesia cepat bebas dari pandemi Covid-19,” pungkas Agus.. (Munadi)