Namun menurut Asim, meningkatnya hasil tangkapan tidak mempengaruhi pendapatan para nelayan, karena dalam kondisi saat ini banyak perusahaan pengolahan ikan terutama rajungan semuanya tutup. Sehingga berdampak pada harga jual hasil tangkapan.

Menurutnya, harga jual rajungan di saat normal di kisaran Rp100 ribu/kg. Tetapi saat ini harganya turun drastis di kisaran Rp40 ribu kg. Sementara untuk hasil tangkapan ikan jenis lainnya memang mengalami penurunan harga jual jugam namun penurunan harganya hanya dikisaran Rp1.000 – Rp3.000/kg.

“Waaupun kita mensyukuri hasil tangkapan kita meningkat, namun dari nilai jual yang menurun membuat hasil yang didapat seperti penghasilan saat kondisi normal, tidak ada kenaikan penambahan hasil,” jelas Asim.

Sementara itu, pedagang ikan di Pasar Ikan Gebang, Waedah mengungkapkan, harga berbagai jenis hasil laut pada dasarnya normal. Naik turunnya harga biasanya terjadi ketika hasil tangkapan lagi banyak maka harga turun. Sebaliknya, ketika hasil tangkapan sedikit maka harga naik.

Dikatannya, imbas wabah virus Corona yang sangat berpengaruh adalah jenis udang dan rajungan. Kedua jenis tersebut, beber ia, biasanya diperuntukkan ekspor. Karena sekarang ekspor ditutup, maka miniplan rajungan juga ikut tutup.