Heviyana Minta PMI Kecamatan Waspada
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Ketua Palang Merah Indonesia Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon. Hj. Rd. Sri Heviyana mengingatkan pengurus PMI Kecamatan agar waspada dengan kondisi wilayahnya. Hal ini disebabkan datangnya musim penghujan di wilayah Kabupaten Cirebon.
Demikian disampaikan Heviyana usai acara Sosialisasi Kepalangmerahan Pengurus PMI Kecamatan Se-Kabupaten Cirebom Tahun 2021 di salah satu hotel Jalan Tuparev Cirebon, Rabu (22/12).
“Musim hujan telah tiba, pengurus kecamatan saya minta untuk tetap waspada di wilayah masing – masing.Tidak hanya hujan, di beberapa tempat terjadi hujan – angin yang menimbulkan rumah roboh dan pohon tumbang,” ujar perempuan yang sudah memimpin PMI tiga periode.
Sebagai organisasi kemanusiaan, ungkap Heviyana, pengurus PMI harus hadir dan memberikan bantuan dengan melakukan kordinasi kepada Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) dalam hal ini, Camat, Kapolsek dan Danramil. Selain itu kordinasi dengan pengurus PMI Kabupaten Cirebon.
“Pengurus kecamatan harus hadir saat terjadi bencana, kordinasi dengan PMI Kabupaten Cirebon apa saja yang perlu dilakukan. Jelaskan kondisi di lapangan agar PMI Kabupaten Cirebon membawa perlengkapan yang diperlukan sesuai kondisi wilayah terdampak bencana,” jelasnya.
Heviyana menjelaskan, tak hanya kebencanaan saja, pengurus PMI Kecamamatan juga harus aktif menggerakan donor darah di tiap desa/kekurahan. Bila perlu di setiap blok mempunyai komunitas donor darah, seperti yang tengah diwacanakan ketua PMI Kabupaten Cirebon.
“Kampung donor darah ini sangat penting, selain kampung tersebut warganya sadar akan pentingnya donor darah, wilayahmya pun akan kita usulkan untuk diberikan fasilitas infrastruktur, seperti halnya program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS),” papar Heviyana.
Kedepan, sambung Heviyana, PMI Kabupaten Cirebon akan berkunjung ke desa – desa, hal ini dimaksudakan agar warga bisa mengetahui apa yang dimaksud dengan donor darah, bagaimana caranya supaya bisa donor darah, dan bagaimana pemanfaatan darah untuk kemanusiaan.
“Setetes darah anda akan meyelamatkan nyawa orang lain, kata – kata tersebut harus dipahami oleh warga, agar warga bisa menolong orang lain meskipun tidak mempunyai materi. Selain sehat Insha Allah akan dicatat oleh malaikat sebagai nilai ibadah,” paparnya.
Dirinya berharap, sinergitas dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dapat terjalin dengan baik, sehingga program PMI sebagai organisasi kemanusiaan dapat terwujud dengan baik. “Dukungan dari pemerintah sangat diharapkan agar program yang akan dilakukan oleh PMI Kabupaten Cirebon dapat terwujud. Karena program tersebut dapat mengharumkan nama Bupati atau pemerintah daerah di wilayah Jawa Barat,” pungkasnya. (Mawa Bagja)








Tinggalkan Balasan