Hasil Penjualan Tiket JWK Dihibahkan ke Ponpes Darusallam
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Suksesnya pelaksanaan Jelajah Wisata Kuningan (JWK) sebelum pandemi, kini JWK 2 Adventure Trail dikemas dengan agenda yang cukup unik, yaitu hasil penjualan tiket sebesar 130 juta disumbangkan secara utuh untuk pembangunan Pondok Pesantren Darusallam, Desa Cibereum, Kecamatan Cibereum.
Agenda yang diikuti Para Offroader yang bersal dari berbagai Kabupaten dan Kota itu mengambil start dari Ponpes Darusalam dan finish di Wahana Wisata Pasir Kapal Lus, Desa Cibeurem, kemarin.
Selain hasil penjualan tiket, ternyata Ponpes Darusallam Desa Cibereum juga diberi 1 unit kendaraan roda dua dari panitia.
Bupati Kuningan, Acep Purnama, diberikan penghormatan pengambilan kupon undian untuk pemenang utama hadiah 1 unit mobil yang dimenangkan oleh offroder dari Cirebon atas nama Saprol.
Bupati Acep berharap, dengan rangkaian kegiatan Anniversary Track ke-17 ini dapat memunculkan kreatifitas para warga masyarakat yang mempunyai hobi olahraga otomotif motor trail dan bisa tersalurkan secara positif, sehingga akan muncul para offroader-offroader berbakat.
“Selain itu, dalam mewujudkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam tujuan olah raga otomotif adventure motor trail, maka perlu adanya peningkatan pemahaman nilai kultural, dan kemajemukan bangsa dengan mengembangkan kreatifitas peserta adventure, baik dalam proses pembelajaran etika dan estetika, maupun dalam aktifitas pengembangan bakat, minat dan kemampuan peserta di bidang olahraga otomotif adventure motor trail,” ungkap Acep.
Acep menyebutkan melalui olahraga otomotif event adventure Jelajah Wisata Kuningan ini, para peserta dapat mengembangkan kepribadiannya, agar memiliki integritas yang tinggi terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional.
Bupati Kuningan memberikan apresiasi dengan terselenggranya kegiatan JWK. “Hal ini menunjukan bahwa Kuningan memiliki daya tarik alam yang dapat dinikmati para ofroader dengan berbagai tantatangan dan kesulitan, namun hal ini menjadi kepuasan tersendiri,” katanya.
“Kepada para offroader dari luar Kuningan, selamat berada di Kuningan semoga dapat memberikan kesan dan bisa mengajak yang lainnya untuk berwisata ke Kabupaten Kuningan untuk menikmati berbagai rupa destinasi wisatanya,” ujar Acep.
Acep juga menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara, para offroader Kuningan, dukungan masyarakat dan pihak lain, atas terlaksananya kegiata JWK yang berlangsung dengan sukses dan menjadikan Kuningan lebih dikenal.
Untuk tahun ini dapat diselenggarakan di kecamatan Cibeurem, yang merupkan salah satu icon kecamatan yang menghasilkan produk khas oleh-oleh Kuningan dengan Peuyem Ketan Ember nya.
“Dengan penyelenggaraan JWK ke 2 ini dapat memberikan kesan dan pengalaman yang berharga bagi kita semua. Serta kegiatan ini akan selalu dapat meningkatakan kualitas pelaksanaannya, sehingga dapat memberikan kepuasan dan kebanggaan bagi para peserta maupun seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Acep.
Sementara, Ketua Panitia JWK 2, D Ferdiana menyebutkan peserta JWK 2 cukup banyak yaitu mencapai 1.300 peserta dari Kabupaten Kota di Jawa Barat.
Ini terbukti aktusias penghobi trail masih bergeliat di masa pandemi ini, meski agenda ini sempat tertunda beberapa bulan ke belakang.
“Alhamdulilah, kita rubah agenda ini totalitas bakti sosial untuk Ponpes Darusallam di Desa Cibereum ini, dan hasil penjualan tiket kita serahkan ke Ponpes termasuk 1 unit kendaraan roda dua untuk operasional,” ungkap Ferdi. (Ali)








Tinggalkan Balasan