KOTA CIREBON, (FC).- Pemerintah resmi menetapkan kenaikan harga rumah subsidi yanh diberlakukan dua tahun sekaligus untuk 2023 dan 2024.

Harga rumah subsidi tahun 2023 ditetapkan Rp162.000.000 dari sebelumnya Rp150.500.000 sejak tahun 2020.

Di tahun 2024, harga rumah subsidi sudah ditetapkan pemerintah menjadi Rp166.000.000.

Terkait kenaikan harga ini, kalangan pengembang optimis prospek penjualan rumah subsidi di Cirebon tetap bergairah.

Tingginya kebutuhan rumah subsidi diyakini tak akan mempengaruhi menurunnya daya beli konsumen akibat kenaikan harga.

“Kami tetap optimis karena masih banyak demand yang belum terpenuhi,” kata Manager Marketing Tulus Asih Group, Fahrul kepada FC, Selasa (25/7).

Terlebih lagi, kata dia, Tulus Asih Group memiliki lokasi-lokasi perumahan strategis yang mampu mengungkit penjualan.

Terbaru, Tulus Asih menghadirkaan Keandra Living Sampiran, perumaham subsidi dekat akses jalan tol Ciperna.

Selain itu, program promo yang ditawarkan Tulus Asih Group selalu memikat para konsumen lewat program undian berhadiah rumah, umroh, sepeda motor, AC dan banyak lagi.

“Tahun ini kami akan mengundi hadiah umroh untuk 10 pemenang dari program undian periode tahun 2022,” kata Fahrul.

Terkait harga baru rumah subsidi, lanjut Fahrul, pihaknya sudah mengikuti sesuai ketentuan pemerintah dengan DP masih 5 persen.

“Jadi untuk yang booking bulan Juli sudah menggunakan harga baru Rp162 juta. SP3K yang dikeluarkan bank sudah menggunakan harga 2023,” kata Fahrul.

Dari sisi angsuran, kenaikannya dirasa masih bisa terjangkau oleh konsumen. Selisihnya hanya Rp83.000 per bulan.

“Kalau sebelumnya itu angsurannya Rp957.000, sekarang menjadi Rp1.040.000 per bulan,” jelasnya.

Menurutnya, dengan ditetapkannya harga rumah subsidi untuk dua tahun ke depan oleh pemerintah, dapat mengedukasi konsumen yang sedang mencari rumah.

“Jadi saatnya sekarang membeli rumah, jangan ditunda-tunda lagi karena tahun depan harganya sudah dipastikan pemerintah naik,”  ungkap Fahrul. (Andriyana)