Harga Cabai Merah di Tingkat Petani Sempat Menyentuh 40 Ribu/Kg
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
“Tahun-tahun lalu harga di pasaran mahal, di tingkat petani tetap saja murah. Kalau tahun ini Alhamdulillah harganya bagus,” jelasnya.
Senada disampaikan oleh petani cabai merah lainnya, seharusnya harga cabe merah harus seperti saat ini, kalaupun turun, harga beli di tingkat petaninya jangan terlalu murah. Sehingga petani cabai merah disini selayaknya mendapatkan keuntungan.
“Menanam cabai merah dalam perawatannya berbeda dengan tanaman sayuran yang lainnya. Merawat tanaman cabai merah ini, bisa diibaratkannnya sama dengan merawat bayi, yang setiap saat harus terus dipantau. Jadi wajar saja manakala biaya untuk menanam cabai merah sampai dengan panen cukup tinggi, berbeda dengan tanaman pertanian yang lainnya,” ujar Mulya.
Dikatakan Mulya, untuk menanam cabai merah seluas 100 bata saja, bisa menghabiskan biaya sampai Rp 5 juta, berbeda dengan tanaman padi atau tanaman sayuran yang lainnya. Untuk padi atau tanaman sayuran yang lain seperti mentimun, kacang panjang, kol, wortel dan yang lainnya, paling dalam 100 bata hanya mengahabiskan Rp 2 juta saja. Jadi kalau saat ini harga cabai merah itu mahal sangat wajar.








Tinggalkan Balasan