MAJALENGKA, (FC).- Harga komoditas berbagai jenis cabai di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Majalengka mengalami kenaikan dua kali lipat dari harga biasanya.

Seperti terpantau di Pasar Oncogdango Desa Mekarsari Kecamatan Jatiwangi, harga cabai domba tercatat mengalami kenaikan cukup tinggi.

Seorang pembeli Saripah (45), mengeluhkan kenaikan harga cabai tersebut.

Menurutnya harga cabai domba, yang sebelumnya dibanderol Rp25 ribu, kini melonjak hampir 2 kali lipat dibandingkan 2 pekan sebelumnya.

Bahkan, dalam satu pekan terakhir kenaikan harga cabai domba bisa mencapai Rp20 ribu atau pada saat ini mencapai Rp60 ribu/kg.

“Cabai domba yang tadinya Rp25 ribu per kilogram sekarang jadi Rp60 ribu. Minggu kemarin mah masih bisa Rp40 ribu. Kalau pagi ini, tadi itu Rp60 ribu,” kata Saripah, Senin (6/12).

Selain harga cabai domba, juga terjadi kenaikan di komoditas cabai rawit dan bawang merah. 

“Kalau rawit dari Rp18 ribu, sekarang Rp40 ribu. Bawang merah dari Rp25 ribu sekarang jadi Rp38 ribu,” jelas dia.

Saripah yang belanja cabai untuk dijual lagi, mengaku cukup berat dengan kenaikan itu. Pasalnya, dia harus mengeluarkan uang lebih besar saat belanja ke pasar.

“Pengennya sih pemerintah turun tangan, supaya masyarakat di bawah nggak terbebani,” ujarnya.

Ditempat yang sama para pedagang cabai di Pasar Oncogdango juga ikut mengeluhkan atas kenaikan beberapa komoditi ini, seperti cabai, bawang merah dan komoditi yang lainnya.

Dengan adanya kenaikan harga yang signifikan ini, otomatis pembelipun berkurang.

“Ya sejak ada kenaikan harga yang cukup tinggi, setiap pagi pembeli mulai berkurang. Tidak seperti hari hari biasanya,” pungkas pedagang yang mengaku bernama Ratna. (Munadi)