H+4 Lebaran, DAMRI Optimalkan Layanan Hadapi Lonjakan Penumpang
KUNINGAN, (FC).- Pergerakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kabupaten Kuningan, terus mengalami peningkatan pada H+4, Rabu (25/3). Perum Bus DAMRI mengoptimalkan layanan dan armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Manager Komersial, Operasi, Pelayanan dan Quality Assurance DAMRI, Wendy, menyebutkan jumlah penumpang mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari normal.
“Kalau dibandingkan hari biasa, ada peningkatan sekitar 40 persen. Lonjakan ini mulai terasa dari H-3 Lebaran sampai sekarang,” ujar Wendy saat ditemui di terminal tipe A Kertawangungan, Kuningan.
Ia mengungkapkan, hari ini hingga pukul 12.00 WIB, jumlah penumpang yang telah diberangkatkan mencapai sekitar 250 orang dan masih berpotensi bertambah seiring tingginya mobilitas masyarakat kembali ke perantauan.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Perum DAMRI menyiapkan tambahan armada, termasuk mengerahkan bus pariwisata selama masa angkutan Lebaran. Secara keseluruhan, DAMRI mengoperasikan sekitar 6 hingga 12 unit bus sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami juga menyiapkan bus bantuan dari pariwisata untuk mendukung operasional selama angkutan Lebaran,” katanya.
Selain itu, Perum DAMRI juga berkontribusi dalam program mudik gratis dengan menyediakan 10 armada bagi masyarakat Kabupaten Kuningan, yang turut mendorong peningkatan jumlah penumpang selama periode Lebaran.
Di sektor Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Perum DAMRI melayani sejumlah rute utama, yakni Kuningan-Bandung (PP), Indramayu-Bandung (PP), serta Ciledug Cirebon-Bandung (PP) dengan tujuan Terminal Cicaheum Bandung.
Dari sisi layanan, pembelian tiket telah dilakukan secara daring melalui DAMRI Apps, Traveloka, dan Netbus. Jadwal keberangkatan juga dibuat lebih fleksibel menyesuaikan kondisi arus penumpang di lapangan.
“Pembelian tiket sudah online. Jadwal tetap ada, tapi saat Lebaran ini kami buat lebih fleksibel,” jelas Wendy.
Perum DAMRI juga memastikan kesiapan armada melalui ramp check di Terminal Leuwipanjang serta melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas, termasuk skema one way.
“Kami terus berkoordinasi dengan Dishub dan kepolisian untuk memastikan kelancaran arus,” ungkapnya.
Untuk menunjang kenyamanan perjalanan, armada Bus DAMRI dilengkapi fasilitas seperti pengisian daya ponsel, sistem audio, pendingin udara (AC), toilet, serta kursi reclining.
Meski terjadi lonjakan penumpang, tarif tiket tetap normal tanpa kenaikan selama periode angkutan Lebaran.
“Untuk tarif tidak ada kenaikan, tetap seperti biasa,” tegasnya.
Dengan tren arus balik yang terus meningkat, DAMRI Kuningan memastikan layanan tetap optimal melalui penambahan armada, fleksibilitas jadwal, serta peningkatan koordinasi guna mengantisipasi kepadatan penumpang.(Angga)








Tinggalkan Balasan