INDRAMAYU,(FC).- Sebuah gudang produksi petasan yang terletak di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu meledak, Sabtu (21/3) malam. Akibat kejadian tersebut tiga unit rumah milik warga di sekitar gudang petasan rusak parah.

Peristiwa ledakan gudang produksi petasan ini sempat menggegerkan warga setempat. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Pihak kepolisian setempat pun masih melakukan penyelidikan. Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto membenarkan adanya ledakan petasan tersebut.

Menurut dia pihaknya masih mendalami terjadinya ledakan petasan yang terjadi di Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu tersebut. “Ledakan tersebut terjadi di sebuah gubug yang digunakan sebagai tempat meracik petasan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, akibat kejadian tersebut sebanyak 3 unit rumah rusak berat. Rumah tersebut merupakan rumah tetangga dari pemilik pabrik petasan yang meledak.
“Pembuatan petasan ini tapi bukan petasan jadi tapi petasan setengah jadi, terus meledak,” ujarnya.

Adapun hingga saat ini polisi masih melakukan pencarian terhadap pemilik pabrik yang menghilang seusai kejadian yang menghebohkan masyarakat tersebut. “Pemilik hingga saat ini masih kita cari karena di lokasi dan di rumahnya tidak ada,” ucapnya.

Polisi menduga ledakan tersebut terjadi akibat adanya percikan api yang menyambar bubuk mesiu saat proses pembuatan petasan. Adapun jenis petasan yang meledak itu diketahui merupakan petasan kembang api gangsing.

Dalam hal ini disampaikan Kapolres, berdasarkan pengakuan kuwu setempat mengklaim kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Padahal, ledakan tersebut diketahui terdengar hingga radius sekitar 6 kilometer dan membuat getaran hebat dalam radius 1 kilometer dari titik pusat ledakan. “Sejauh ini kita cek di lapangan berdasarkan informasi dari kepala desa belum ada korban jiwa,” ucapnya.

Seusai terjadinya ledakan tersebut, terlihat di lokasi kejadian anggota Detasemen C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar bersama Inafis Polres Indramayu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Di lokasi kejadian itu ditemukan bekas-bekas racikan bubuk mesiu yang digunakan untuk membuat petasan. “Barang bukti sedang kita kumpulkan, seperti alat untuk meracik sudah kita amankan,” ujar dia.

Menurutnya, dari hasil olah TKP polisi mendapati sejumlah barang bukti diantaranya, yakni bubuk mesiu yang digunakan pemilik meracik petasan, alat-alat untuk meracik, hingga petasan setengah jadi yang sudah selesai dibuat pemilik pabrik.

Sementara itu, Berdasarkan informasi ledakan itu bahkan terdengar hingga radius jarak sekitar 6 kilometer dari titik lokasi ledakan, bahkan Ledakan juga membuat getaran hebat hingga kurang lebih 1 kilometer. (Agus)